Menjaga Sendi Tetap Sehat Itu Mudah Kok

DokterSehat.Com – Kebanyakan orang lebih memperhatikan kesehatan tulang saja. Padahal, jika kita membicarakan postur tubuh, ada banyak sekali organ tubuh yang harus dijaga kesehatannya, dari otot, persendian, dan lain sebagainya. Salah satu area yang mempengaruhi gerakan tubuh secara vital adalah persendian tubuh. Bagaimana tidak, jika persendian kita bermasalah, kita tentu akan mustahil bisa menggerakkan anggota tubuh layaknya tangan atau bahkan kaki. Karena alasan inilah ada baiknya kita harus menjaga kesehatan persendian tubuh.

doktersehat-menjaga-sendi-sehat-nyeri-punggung

Cara pertama yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan persendian adalah dengan rajin bergerak. Menurut dr. Habbab, jika kita tetap rajin bergerak, maka kita pun akan menurunkan resiko terkena masalah sendi yang kaku dan terasa nyeri. Hal ini berarti, jika kita termasuk orang yang cukup banyak duduk layaknya pekerja kantoran yang menghadap layar komputer setiap hari, ada baiknya kita menyempatkan waktu untuk berdiri atau bergerak setidaknya sekali dalam satu jam.

Ada baiknya kita juga menjaga postur tubuh agar menjadi lebih baik, khususnya jika membawa beban atau saat berdiri dan duduk. Jika kita mengangkat beban, ada baiknya tidak membebaninya pada satu pundak saja karena bisa memicu nyeri pada lutut dan pinggang. Selain itu, andai bekerja dalam posisi duduk, posisikan tubuh dalam kondisi yang nyaman dan menopang semua beban dengan merata.

Selain rajin bergerak, berikan lubrikasi yang cukup pada persendian kita dengan cara mengkonsumsi makanan yang kaya akan kandungan asam lemak omega-3. Biasanya, ikan cukup banyak memiliki nutrisi ini sehingga dengan rutin mengkonsumsinya, kita akan menurunkan rasa nyeri dan inflamasi pada persendian. Ikan jenis tuna dan salmon segar adalah ikan yang sangat direkomendasikan. Selain itu, kita juga harus berhati-hati dalam memilih produk susu karena jika kita mengalami arthritis dan banyak mengkonsumsi susu, kita justru akan mengalami pembengkakan karena kalsium tidak benar-benar diurai dengan baik. Alih-alih susu, kita sebenarnya bisa mengkonsumsi sayuran hijau, gandum, hingga kacang-kacangan yang kandungan kalsiumnya bisa diserap dengan baik oleh tubuh.