Menjaga Kesehatan Mata Di Era Digital

DokterSehat.Com – Di zaman digital ini anak yang berisiko mengalami gangguan mata terus meningkat. Orangtua harus cermat menjaga kesehatan mata anak di era digital.



Berikut tips cara menjaga kesehatan mata :

  • Ubah pola makan
    Ada banyak makanan yang dapat meningkatkan kesehatan mata, seperti minyak ikan, brokoli, telur, buah, dan sayuran. Buah dan sayuran mengandung antioksidan yang mencegah kerusakan pada mata. Salah satu antioksidan yang sangat membantu adalah lutein. Zat ini banyak ditemukan dalam kangkung, selada, daun bawang, dan bayam. Juga sayuran berdaun hijau gelap, terutama bayam. Tidak hanya bayam, omega 3 juga banyak ditemui dalam ikan salmon.
  • Beristirahatlah
    Jika Anda harus menghabiskan hari dengan menatap layar komputer, terapkanlah aturan 20-20-20. Artinya, ambillah istirahat selama 20 detik setiap 20 menit untuk melebarkan pandangan sejauh 20 meter. Harus kita sadari, radiasi yang ditemukan di dalam komputer dapat membahayakan mata.
  • Mengubah lingkungan
    Cara lain untuk melindungi mata dari teknologi adalah mengubah tata letak lingkungan kerja. Anda harus mengatur kecerahan dan kontras layar yang tepat untuk menghindari ketegangan mata. Anda juga dapat mengganti pengaturan ke skema pencahayaan reflektif jika Anda harus membaca untuk jangka waktu yang panjang di komputer. Pastikan juga untuk memberikan jarak yang agak jauh antara mata dan layar komputer. Selain itu, aturlah ukuran teks agar tidak terlalu menyipitkan mata ketika melihatnya.
  • Unduh aplikasi pendukung
    Ada banyak aplikasi untuk ponsel dan tablet yang melindungi penglihatan, misalnya Eye Reader. Aplikasi ini dapat menerangi halaman dan memperbesarnya hingga lima kali pembesaran. Ada pula aplikasi Vision Test yang dapat mengukur jarak penglihatan, akurasi warna, dan persepsi visual.
  • Konsultasi dokter
    Akhirnya, Anda harus cek kesehatan mata secara teratur untuk memastikan bahwa penglihatan Anda baik-baik saja. Hal ini sangat penting terutama jika Anda memiliki risiko gangguan mata secara genetik.