Mengunyah Makanan Terlalu Cepat Beresiko Menyebabkan Diabetes

DokterSehat.Com – Tahukah anda, sebuah data yang dirilis pada tahun 2014 lalu menunjukkan fakta dimana di Indonesia sendiri, terdapat 9,1 juta orang sudah terkena masalah diabetes! Di dunia sendiri, jumlah ini menempati urutan kelima tertinggi dan jika baik pemerintah atau masyarakat tidak melakukan penanganan yang tepat untuk masalah ini, diprediksi jumlah penderita diabetes bisa meningkat dua kali lipat pada tahun 2035. Melihat adanya fakta ini, kita tentu harus lebih berhati-hati dalam melakukan gaya hidup dan pola makan. Pakar kesehatan sendiri menyebutkan jika kita pandai mengatur gizi yang seimbang pada makanan harian kita, maka resiko mendapatkan diabetes akan menurun. Selain itu, hal yang sama juga bisa kita dapatkan jika kita mengunyah makanan lebih lama.

doktersehat-pasangan-makan

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Universitas di Lithuania menunjukkan fakta dimana mereka yang cenderung mengunyah dengan cepat akan memiliki resiko terkena diabetes lebih besar 2,5 kali dibandingkan mereka yang mengunyah makanan dengan tenang dan lebih lambat. Penelitian lain dari Jepang juga menunjukkan jika mereka yang mengkonsumsi makanan dengan cepat, maka tubuhnya akan cenderung mengalami resistensi insulin. Sebagaimana kita ketahui, resistensi insulin akan membuat pengendalian kadar gula darah akan tidak bekerja sebagaimana mestinya sehingga resiko mendapatkan diabetes pun akan menjadi lebih besar. Selain itu, dengan mengunyah makanan lebih lambat, kita juga akan lebih baik dalam mendapatkan perut menjadi jauh lebih kenyang sehingga konsumsi makanan kita pun akan menjadi tidak berlebihan.

Kadangkala, kesibukan harian memaksa kita mengkonsumsi makanan dalam waktu yang cepat atau bahkan makan sembari bekerja di depan komputer. Kebiasaan ini membuat kita cenderung makan dengan lebih cepat dan dengan jumlah yang tidak terkendali sehingga resiko mendapatkan diabetes pun meningkat. Pakar kesehatan pun menyarankan kita menyingkir dari berbagai aktifitas saat waktu makan tiba dan benar-benar menikmati makanan untuk menghindari hal ini. Selain itu, cobalah untuk tetap rutin melakukan sarapan pagi mengingat hal ini bisa menurunkan resiko terkena diabetes hingga 34 persen.