Menguap Bisa Mengungkapkan Ukuran Otak

DokterSehat.Com – Sebuah penelitian menghasilkan fakta yang sangat menarik dimana lamanya kita menguap bisa menjadi tanda dari bobot yang dimiliki oleh otak kita dan jumlah dari neuron yang ada di dalamnya, khususnya yang terdapat pada lapisan terluar dari organ yang sangat penting bagi tubuh ini. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

doktersehat-brain-otak-alzheimer-kanker

Penelitian ini sendiri dilakukan oleh Andrew Gallup dan timnya yang berasal dari Princeton University, Amerika Serikat. Gallup menyebutkan jika pada umumnya, otak akan memiliki berat sekitar 1.250 hingga 1.450 gram, ukuran yang hampir setara dengan 3 pon. Untuk melakukan penelitian ini, Gallup pada awalnya memang tidak menggunakan otak yang berasal dari manusia sehingga Ia pun menggunakan otak yang berasal dari beberapa jenis hewan dan kemudian Ia kaitkan dengan seberapa lama rata-rata hewan tersebut menguap. Uniknya, perhitungan rata-rata waktu menguap ini ternyata juga bisa diaplikasikan pada manusia.

Gallup menyebutkan jika ukuran tubuh atau struktur anatomi mahluk hidup, baik itu hewan ataupun manusia ternyata tidak berpengaruh pada lamanya waktu menguap. Hal ini dibuktikan dengan beberapa jenis hewan berukuran lebih besar dari manusia layaknya gorilla, unta, kuda, singa, walrus, dan gajah afrika yang cenderung menguap dengan waktu yang lebih pendek dari manusia. Namun, khusus untuk hewan-hewan primata, ukuran lamanya menguap memang cenderung lebih lama jika dibandingkan hewan mamalia mengingat mereka memiliki struktur otak yang lebih rumit dan perilaku yang jauh lebih bervariasi.

Menguap diketahui mampu membantu otak kita untuk melakukan sirkulasi lebih baik dan membuat suhunya menjadi lebih dingin. Tak hanya itu, menguap mampu meningkatkan proses mental pada otak. Yang menarik adalah, menguap juga bisa menular karena mempromosikan perhatian kolektif dan kewaspadaan secara bersama. Karena alasan inilah kita akan kerap ikut menguap begitu melihat orang lain juga menguap.