Mengkonsumsi Ikan perkecil Resiko Kanker Usus

Doktersehat.com- Sebuah studi teranyar mengindikasikan, orang yang gemar konsumsi ikan mungkin memiliki risiko lebih rendah terkena kanker usus besar (kolon) dan dubur.



Temuan ini merupakan analisis dari hasil 41 studi sebelumnya yang mengaitkan antara konsumsi ikan dalam makanan dan diagnosa baru dan kematian akibat kanker kolorektal.

“Orang yang selama ini jarang makan ikan mungkin akan mendapat manfaat kesehatan dalam berbagai hal setelah mereka meningkatkan jumlah konsumsi ikan – seperti mengurangi risiko penyakit jantung, reproduksi, dan sekarang kanker usus besar,” kata Dr Michael Gochfeld, dari University of Medicine and Demtistry, New Jersey-Robert Wood Johnson Medical School.

Namun belum diketahui apakah keuntungannya akan lebih besar jika kuantitas ikan yang dikonsumsi lebih banyak.

Meskipun studi baru ini difokuskan secara khusus pada konsumsi ikan segar, para penulis mencatat mereka tidak dapat menentukan jenis ikan apa yang sebaiknya dikonsumsi atau bagiamana cara menyajikannya, mengingat dalam studi sebelumnya tidak dijelaskan.

Akan tetapi menurut Dr.Jie Liang dari Xijing Hospital of Digestive Disease di Xi’an, Cina, yang ikut meneliti mengatakan, suhu memasak kemungkinan dapat mempengaruhi risiko kanker kolorektal. Ia mengatakan ada bukti yang menunjukkan konsumsi daging dan ikan yang dibakar atau dipanggang dengan api besar berkaitan dengan risiko kanker.

Kelebihan lain, ikan segar sangat kaya nutrisi. Karena rendah kalori, ikan juga cocok dikonsumsi Anda yang sedang ingin mengurangi lemak hewani dan diet menurunkan berat badan. Pola kebiasaan makan ikan seperti pada masyarakat Eskimo dan Jepang memberi petunjuk kuat atas sangat rendahnya kejadian penyakit jantung serta penyakit degeneratif lain pada masyarakat tersebut.

Meski memiliki kandungan gizi dan protein relatif sama, daging ikan dianggap lebih baik karena mengandung Omega 3 dan Omega 6. Omega 3 dan Omega 6 termasuk asam lemak tak jenuh jamak esensial yang berguna untuk memperkuat daya tahan otot jantung, meningkatkan kecerdasan otak jika diberikan sejak dini, melenturkan pembuluh darah, serta dapat menurunkan kadar trigliserida, mencegah penggumpalan darah, dan mencegah munculnya berbagai jenis kanker.

Baca Juga:  Cara Alami Menurunkan Kolesterol

Omega 3 dan Omega 6 berasal dari berbagai jenis ikan, terutama yang berasal dari laut, seperti sarden, tuna, cakalang, kembung, makarel, herring, salem, dan bonito. Guna meningkatkan kadar Omega 3, Anda sebaiknya mengonsumsi ikan laut seminggu dua kali.

Kalau selama ini Anda terbiasa mengolah ikan dengan menggorengnya, cobalah dengan dikukus dan tim. Sebab, Omega 3 mudah menguap bila terkena panas. Selain itu, ikan juga akan terasa lebih gurih dan enak jika dimasak dengan cara dikukus dan tim. Mulai sekarang, biasakan mengonsumsi ikan laut di keluarga Anda.

Sumber:kompashealth.com&waspada.co.id