Menghisap Jari Setelah Terluka Karena Pisau Ternyata Ada Manfaatnya, Lho

DokterSehat.Com– Apa yang akan pertama kali dilakukan jika jari kita terkena pisau atau tergores berbagai benda tajam lainnya? Kebanyakan dari kita akan langsung menghisap jari tersebut dengan mulut. Cukup banyak orang yang melakukannya tanpa sadar dan tanpa mengetahui apakah ada manfaat dari melakukan hal tersebut. Namun, menurut pakar kesehatan, kebiasaan menghisap jari setelah terluka ini ternyata memang ada manfaatnya.

doktersehat-tangan-jari-luka

Laman kesehatan boldsky.com menyebutkan bahwa menghisap jari ini ternyata memang termasuk dalam cara yang efektif untuk menyembuhkan luka ringan. Sang peneliti, Vincent Torres yang berasal dari University of Chile menyebutkan bahwa dengan menghisap jari, kita pun akan membuat luka ringan pada jari ini terkena air liur. Yang tidak disangka adalah, di dalam air liur kita ternyata terdapat senyawa yang mampu membantu proses penyembuhan luka sekaligus pembentukan pembuluh darah. Sebagai informasi, air liur mampu memberikan efek histanin peptide pada bagian angiogenesis atau bagian yang membentuk pembuluh darah yang berpengaruh besar pada penyembuhan luka.

Dalam penelitian ini, Torres dan timnya melakukan percobaan tiga kali pada hewan ayam untuk mengetahui peran air liur dalam hal penyembuhan luka, yakni pada endotel atau bagian tubuh yang berperan dalam pembentukan pembuluh darah, sel dalam kultur, dan juga embrio ayam. Penelitian lain pun akan segera dilakukan agar bisa menemukan senyawa molekul yang sama dengan yang ada dalam air liur yang bisa menyembuhkan luka.

Penemuan ini tentu sangat bermanfaat bagi proses penyembuhan luka di masa depan mengingat air liur kita ternyata bisa membantu proses tersebut secara alami. Hanya saja, pakar kesehatan menyebutkan bahwa ada baiknya kita tidak hanya menghisap jari saja jika luka tergores atau terkena pisau ini cukup parah. Segera bersihkan luka dan memberikan obat penghenti luka serta gunakan kasa steril untuk menutupnya agar luka cepat sembuh dan menurunkan resiko infeksi bakteri.