Mengenal Senam Neuromove, Olahraga yang Bisa Mencegah Kerusakan Saraf Tepi

DokterSehat.Com – Salah satu penyakit yang cukup banyak menyerang masyarakat modern adalah kerusakan pada saraf tepi. Kebiasaan memakai gadget hingga seringnya memakai perangkat komputer untuk urusan pekerjaan membuat banyak orang kerap mengalami kesemutan atau bahkan kram yang merupakan gejala awal dari gangguan saraf tepi. Jika hal ini dibiarkan begitu saja, tentu kita akan beresiko mengalami kerusakan saraf yang lebih parah. Apakah ada cara agar masalah kerusakan saraf tepi ini tidak menjadi lebih parah?

doktersehat-senam-kegel-neuormove

Pakar kesehatan dan olahraga Ade Jeanne Tobing yang berasal dari Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia atau PERDOSSI menyebutkan jika ada cara untuk mencegah kerusakan pada saraf tepi yakni dengan cara melakukan olahraga yang disebut sebagai senam neuromove. Menurut dr. Ade, senam neuromove ini sebenarnya mirip dengan senam lainnya, namun, gerakan dari senam ini sebenarnya telah didesain khusus untuk membuat fungsi sel saraf menjadi lebih baik.

Beberapa gerakan dari senam neuromove adalah gerakan menyilang batang tubuh, gerakan koordinasi bagi tangan dan bola mata, gerakan melatih keseimbangan, dan gerakan yang membuat tubuh melakukan stretching atau peregangan. Salah satu gerakan penting dari senam neuromove adalah tangan yang dibentuk layaknya angka delapan dan mata harus memfokuskan pandangan pada gerakan tangan tersebut.

Dengan memfokuskan gerakan mata tersebut, maka akan terjadi aktivitas pada otak yang mempengaruhi proses daya ingat, atensi, koordinasi, persepsi, hingga fungsi kognitif. Tak hanya itu, senam ini juga memiliki gerakan yang bisa membuat daya tahan jantung dan paru-paru, khususnya saat fase pemanasan. Selain itu, peregangan pada senam ini diyakini sangat efektif dalam melatih fleksibilitas tubuh yang secara tidak langsung mampu mencegah kerusakan pada saraf tepi.

Baca Juga:  Kondisi Ini Membuat Pria Beresiko Terkena Kanker Penis

Untuk mendapatkan manfaat terbaik dari olahraga gini, dr. Ade menyarankan kita untuk melakukan senam neuromove setidaknya tiga kali dalam seminggu. Kita pun akan semakin baik dalam melawan kerusakan saraf tepi pada tubuh.