Mengenal Restless Leg Syndrome Saat Tidur

DokterSehat.Com – Pernahkah anda mengalami efek terkejut saat tertidur pada bagian kaki hingga kita terbangun dari tidur? Kondisi ini disebut sebagai restless leg syndrome atau RLS yang bagi pakar kesehatan akan cukup mengganggu kita dalam mendapatkan waktu tidur yang lebih berkualitas. Penderita restless leg syndrome akan merasakan sebuah sensasi yang kurang nyaman layaknya keinginan kuat untuk menggerakkan tubuh. Bagian tubuh yang biasanya mengalami restless leg sndrome adalah bagian kaki, lengan, badan, atau bahkan beberapa bagian tubuh yang telah diamputasi karena berbagai sebab. Jika kita sering mengalami kondisi restless leg syndrome, maka kita akan memiliki waktu tidur kurang berkualitaas yang tentu akan memicu rasa lesu, mengantuk, hingga susah berkonsentrasi pada siang harinya.

shutterstock_220201102 copy

Pakar kesehatan masih belum benar-benar mengetahui apa sebab dari restless leg syndrome meskipun ada beberapa pakar yang berkata jika kondisi ini dikarenakan karena faktor keturunan atau kurangnya asupan zat besi. Dalam skala yang sangat rendah, restless leg syndrome juga bisa menjadi kondisi yang berkaitan dengan masalah kerusakan saraf, parkinson, anemia, hingga masalah diabetes dan gagal ginjal.

Restless leg syndrome biasanya dimulai saat anda sudah tertidur cukup lama dimana bagian tubuh layaknya kaki atau lengan akan mulai memiliki sensasi terkejut dan bergerak sendiri. Selain itu, bagian kaki atau lengan juga akan mengalami sensasi layaknya kesemutan yang menjalar atau tertarik sehingga memaksa kita untuk menggerakkan tubuh hingga anda terbanun. Gerakan kaki dan lengan ini disebut sebagai periodic limb movement.

Jika anda memiliki kondisi restless leg syndrome ringan, pakar kesehatan menyarankan anda untuk memperbaiki gaya hidup dan pola makan anda. Selain membuat kamar tidur menjadi tempat yang cenderung nyaman dan sejuk untuk tidur, hindari perangkat televisi dan juga gadget yang menyala di tempat tidur. Selain itu, cobalah untuk rutin melakukan olahraga meskipun olahraganya termasuk ringan layaknya berjalan kaki. Untuk meringankan gejala restless leg syndrome, kita bisa memakai es atau bantal pemanas yang ditempatkan pada lengan atau kaki sehingga kita bisa kembali merasa nyaman dan tertidur dengan pulas.