Mengenal Pneumonia dan Bahayanya Bagi Ibu Hamil

doktersehat-kehamilan-hamil

DokterSehat.Com– Pneumonia adalah salah satu gangguan pernapasan yang menyerang paru-paru. Kondisi ini bisa dialami oleh siapa pun termasuk ibu hamil. Mnegingat ibu hamil tidak bisa minum sembarang obat, lalu bagaimana jika ibu hamil terkena pneumonia?

Pneumonia pada ibu hamil

Pneumona adalah infeksi saluran pernapasan yang menyerang paru-paru. Pada penyait ini, kantung udara terisi cairan sehingga menyebabkan radang pada paru-paru. Penyebab pneumonia adalah bakteri, virus maupun jamur. Saat hamil kondisi kekebalan tubuh ibu hamil umumnya melemah, sehingga ibu hamil rentan dengan berbagai infeksi termasuk pneumonia.

Agar segera mendapat penanganan yang tepat, ibu hamil perlu waspada pada gejala-gejala pneumonia. Awal gejala pneumonia adalah flu dan pilek yang mengganggu dan berkepanjangan. Selain itu diiringi gejala pneumon yaitu sesak napas, badan terasa panas dingin, nyeri dada, batuk yang memburuk, demam, tidak nafsu makan, muntah, sakit kepala dan nyeri di sekujur badan.

Selain itu, risiko pneumonia dapat terjadi pada ibu hamil jika memiliki anemia, asma. mengidap penyakit kronis tertentu, dan merupakan perokok aktif.

Risiko pneumonia pada ibu hamil

Pneumonia merupakan salah satu penyakit yang cukup berisiko bagi ibu hamil. Pada beberapa kasus, pneumonia pada ibu hamil dapat menyebabkan bayi lahir prematur, bayi lahir dengan berat badan rendah dan keguguran. Meskipun cukup parah, namun bayi yang dikandung ibu hamil yang penumonia terbilang aman dari risiko tertular pneumonia.

Pengobatan pneumonia pada ibu hamil

Pengobatan pneumonia disesuaikan dengan penyebabnya, yaitu virus atau bakteri penyebab infeksi. Saat awal pengobatan, dokter mungkin akan memberikan terapi pernapasan, obat antivirus, antibiotik dan pereda nyeri. Hindari mengonsumsi obat-obatan tersebut tanpa konsultasi dokter karena tidak semua jenis obat aman dikonsumsi oleh ibu hamil.