Mengenal Penyakit Trypophobia, Fobia Melihat Benda Berlubang Banyak

DokterSehat.Com – Belakangan ini kita sering menemukan gambar yang diposting pada sosial media atau grup percakapan gadget tentang benda-benda yang memiliki lubang sangat banyak layaknya gambar sarang lebah, sarang semut, hingga bunga yang berlubang-lubang. Beberapa orang berkata jika mereka merasa jijik dan takut begitu melihat gambar yang penuh dengan lubang tersebut. Bagaimana hal ini bisa terjadi? Mereka yang ketakutan pada gambar penuh lubang tersebut ternyata sedang mengalami fobia yang disebut sebagai trypophobia dimana lubang-lubang dalam jumlah yang banyak dan berdekatan bisa memicu rasa takut dan ngeri saat dilihat penderitanya.

doktersehat-anak-insomnia

Fobia ini ternyata termasuk dalam jenis fobia yang baru saja ditemukan di University of Essex, Inggris. Disamping rasa takut, penderita trypophobia bisa mengalami gejala panik dan bahkan terserang migrain hanya dengan melihat benda berlubang banyak tersebut. Beberapa orang bahkan melaporkan rasa mual dan diiringi dengan jantung berdebar saat melihat benda berlubang. Gejala dari trypophbia sendiri memang meliputi rasa cemas yang bisa mempengaruhi respon gerakan tubuh. Disamping itu, keringat juga akan mudah bercucuran disertai dengan semakin berdegupnya denyut jantung karena rasa panik dan takut yang sangat berlebihan.

Beberapa peneliti berpendapat jika ketakutan pada benda berlubang ini ternyata berasal dari ketakutan akan beracunnya atau berbahayanya hewan yang tinggal pada benda berlubang tersebut. Phobia ini sendiri disebabkan oleh efek samping dimana tubuh berusaha sebisa mungkin menghindari hewan atau tanaman beracun dengan ciri-ciri benda yang berlubang sangat banyak sehingga memicu rasa takut yang berlebihan.

Trypophobia ternyata termasuk dalam phobia yang bisa disembuhkan tanpa memerlukan bantuan psikolog atau dokter. Meskipun akan sangat menyiksa, penderita trypophobia bisa memaksakan diri untuk melihat gambar benda berlubang berulang kali hingga tubuh akan menjadi terbiasa dan tidak peka pada pola lubang dengan jumlah yang banyak. Jika hal ini dilakukan dengan rutin, maka phobia pun bisa berangsur-angsur menghilang dan penderitanya tidak akan mengalami masalah phobia ini kembali.