Mengenal Penyakit Jantung Bawaan Pada Anak

Dokter Sehat – Hati-hati terhadap penyakit jantungan bawaan (PJB) yang kerap kali diderita oleh bayi yang dilahirkan, namun jarang disadari! Penyakit jantung ini terjadi pada bayi sejak masih di dalam kandungan. Tanpa kontrol kandungan yang baik dan berkala, kondisi bayi sangat rentan terkena penyakit jantung bawaan. Adapun cara penanganan terhadap penyakit ini berbeda satu sama lainnya karena sangat tergantung dari klasifikasinya, tingkat efek jantung dan kelainan strukturnya.



Patut diketahui bahwa penyakit ini biasanya terjadi sejak berkembangnya janin didalam kandungan, dalam beberapa kasus, penyakit ini sering muncul dalam bentuk gabungan seperti yang terjadi pada tetralogi fallot, dimana ada 4 kelainan dalam jantung. Di Indonesia sendiri yang memiliki angka kelahiran hidup sebesar 2%, diperkirakan penderita penyakit jantung bawaannya sekitar 30.000 orang.

Jenis penyakit jantung bawaan pada anak :

1. Sekat serambi jantung berlubang
Istilah medis penyakit jantung bawaan ini adalah Astrial Septal Defect (ASD) yaitu adanya lubang di antara dua serambi jantung  yang menyebabkan darah yang berisi oksigen kembali ke paru-paru.

2. Penyempitan katup kayu atau Pulmonary stenosis (PS)
Katup paru berfungsi mengatur aliran darah dari bilik kanan jantung ke paru-paru, tapi karena terjadi penyempitan katup maka bilik kanan bekerja lebih keras lagi untuk memompa darah sehingga terjadi pembesaran secara bertahap.

3. Tetralogi fallot (TOF)
Kelainan jantung ini merupakan komplikasi dari penyakit jantung bawaan, ciri yang paling mencolok adalah kulit bayi membiru karena kurangnya pasokan oksigen.

4. Sekat bilik jantung berlubang (VSD)
Kelainan jantung ini diakibatkan adanya lubang pada sekat antarbilik jantung sehingga mengakibatkan kebocoran aliran darah pada bilik kiri dan kanan jantung, kebocoran ini mengakibatkan sebagian darah yang mengandung oksigen kembali ke paru-paru.