Mengenal Penyakit Faringitis Pada Tenggorokan

DokterSehat.Com – Kita kerap kali menyepelekan adanya rasa sakit pada bagian tenggorokan dan menganggapnya sebagai gejala pilek yang biasa dan akan menghilang dengan sendirinya. Padahal, sakit pada tenggorokan bisa membuat rasa tidak nyaman saat kita menelan makanan atau bahkan untuk sekadar melakukan pernafasan. Sakit tenggorokan bisa memberikan rasa nyeri yang akan mengganggu aktifitas harian kita.

doktersehat-pembesaran-tonsil-kelenjar-gondok-amandel-tenggorokan-Hipotiroidisme-Kelenjar-Tiroid-Hipotiroid-Hipertiroid-mual-gangguan-kelenjar-tiroid

Dalam bahasa medis, sakit tenggorokan bisa disebut sebagai faringitis. Faringitis sendiria dalah sebuah kondisi dimana area faring yang berada di bagian belakang tenggorokan, mengalami peradangan atau inflamasi. Gejala paling umum dari adanya peradangan pada faring ini adalah rasa nyeri saat kita menelan, baik itu menelan ludah atau menelan makanan. Penyebab utama dari faringitis adalah virus atau bakteri sehingga banyak orang yang menganggapnya sebagai gejala pilek biasa. Padahal, jika pada penyakit pilek sakit tenggorokan bisa menghilang setelah satu atau dua hari, namun faringitis bisa bertahan hingga kita mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Faringitis kerap kali menyerang saat suhu udara cenderung lebih dingin, khususnya di puncak musim hujan seperti sekarang ini. Selain dikarenakan oleh infeksi virus atau bakteri, refluks atau kondisi asam lambung yang naik ternyata juga bisa menjadi penyebab masalah tenggorokan ini. Bahkan, ada laporan yang menunjukkan bahwa polusi udara atau asap rokok juga bisa memicu masalah faringitis dengan mudah. Jika faring sudah terlanjur terinfeksi, maka tubuh pun akan mengalami gejala berupa demam tinggi, sakit kepala, rasa sakit pada tenggorokan yang disertai dengan batuk, dan juga batuk-batuk atau hidung yang banyak mengeluarkan lendir.

Untuk meredakan rasa sakit pada tenggorokan akibat faringitis, ada baiknya kita mengurangi dulu makanan atau minuman yang cenderung pedas dan panas. Selain itu, lingkungan berdebu, berasap, hingga yang kotor juga sebaiknya dihindari. Untuk meredakan rasa nyeri, kita bisa meminum banyak air putih yang akan sangat baik bagi infeksi pada tenggorokan. Selain itu, cobalah untuk mengkonsumsi permen pereda sakit tenggorokan atau berkumur-kumur dengan campuran air garam. Jika faringitis tidak mereda hingga dua minggu lamanya, ada baiknya kita segera memeriksakan kondisi ini ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih baik.