Mengenal Penyakit Asma Bronkial

DokterSehat.Com – Asma adalah salah satu jenis penyakit yang bisa sangat menyiksa manusia. Bagaimana tidak, penderita asma bisa mengalami sesak dan kesulitan bernafas sangat hebat jika asmanya kambuh. Yang menjadi masalah adalah, asma ternyata bisa menyerang siapa saja baik anak-anak hingga orang dewasa, baik pria maupun wanita. Asma yang menyerang anak-anak bisa saja menghilang selama masa remaja dan akhirnya akan datang kembali ketika orang tersebut dewasa. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

doktersehat-wanita-asma

Penderita asma akan mengalami peradangan pada saluran pernafasan pada tubuh. Peradangan ini bisa menyebabkan saluran pernafasan menjadi menyempit dan penderitanya pun akan kesulitan untuk menghirup maupun melepas nafasnya. Banyak sekali penyebab dari penyakit asma. Beberapa orang yang memiliki allergen pada debu atau asap bisa saja langsung merasakan asmanya kambuh hanya karena menghirup sedikit debu. Hal ini berarti, penderita asma harus bisa membentengi dirinya dari alergen yang bisa memicu asmanya setiap saat.

Banyak masyarakat awam yang menganggap asma adalah masalah kesehatan yang sama dengan penyakit bronkitis. Pendapat ini ternyata salah adanya. Memang, gejala dari penyakit asma dan bronkitis hampir sama. Namun, penderita asma bisa saja dengan mudah kambuh hanya karena kondisi lingkungannya yang tidak nyaman bagi saluran pernafasan. Yang menjadi masalah adalah, kebanyakan alergen penderita asma adalah hal-hal yang mudah ditemukan di luar rumah layaknya debu yang beterbangan hingga asap polusi dari kendaraan bermotor.

Untuk mengatasi masalah asma bronkial ini, kita sebaiknya langsung berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan obat yang tepat. Dokter bisa memberikan obat-obatan terbaik untuk masalah asma sekaligus memberikan tips bagaimana agar sebisa mungkin menekan kambuhnya asma di lingkungan yang memiliki banyak alergen. Sebagai contoh, polusi udara di luar ruangan tentu akan menyebabkan masalah bagi penderita asma. Untungnya, kini ada masker khusus pelindung hidung dan mulut yang bisa dipakai penderita asma sehingga saluran pernafasannya pun terlindung dari berbagai alergen pemicu kambuhnya asma.