Mengenal Obat Asam Mefenamat

DokterSehat.Com – Beberapa waktu yang lalu penulis menemui sebuah desa yang dimana sebagian masyarakatnya atas saran orang pintar didaerahnya selalu minum obat yang bernama asam mefenamat. Apapun sakitnya dianjurkan untuk meminum obat tersebut pada hampir semua usia. Sebelumnya kita ketahui bahwa obat adalah unsur aktif yang dipakai dalam diagnosis, pencegahan, pengobatan atau penyembuhan suatu penyakit pada manusia atau hewan.

doktersehat-obat-a-z-ponstan-asam-mefenamat-Levofloxacin-suplemen-hamil-kehamilan-hiv-truvada-melatonin-susah-tidur

Meskipun obat dapat menyembuhkan penyakit, tetapi masih banyak juga orang yang menderita keracunan obat. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa obat dapat bersifat sebagai obat dan dapat juga bersifat sebagai racun bagai dua sisi mata pisau. Obat itu akan bersifat secara obat apabila tepat digunakan dalam pengobatan suatu penyakit dengan dosis dan waktu yang tepat. Jadi, apabila obat salah digunakan dalam pengobatan atau dengan dosis yang berlebihan, maka akan menimbulkan keracunan. Dan bila dosisnya kecil, maka kita tidak akan memperoleh penyembuhan.

Kebanyakan obat yang digunakan untuk menghilangkan rasa nyeri atau rasa sakit tidak hanya berkhasiat sebagai analgetik saja, tetapi juga mempunyai khasiat sebagai antipiretik (penurun panas) dan anti inflamasi (anti radang). Analgetik adalah obat yang dapat menghilangkan rasa nyeri atau rasa sakit tanpa menghilangkan kesadaran. Asam mefenamat merupakan derivat asam antranilat dan termasuk ke dalam golongan obat Anti Inflamasi Nonsteroid (AINS). Termasuk asam mefenamat, dalam pengobatan asam mefenamat digunakan untuk meredakan nyeri dan rematik. Obat ini cukup toksik (berbahaya) terutama untuk anak-anak dan janin, karena sifat toksiknya, Asam mefenamat tidak boleh dipakai selama lebih dari 1 minggu dan sebaiknya jangan digunakan untuk anak-anak yang usianya di bawah 14 tahun. Asam mefenamat juga dapat meningkatkan asam lambung oleh karenanya obat ini tidak boleh dikonsumsi pada penderita maag.

Baca Juga:  Mengenal Ciri-Ciri Vaksin Palsu

Asam mefenamat mempunyai khasiat sebagai analgetik dan anti inflamasi. Mekanisme kerja asam mefenamat adalah dengan menghambat kerja enzim sikloogsigenase yang dihasilkan dari nyeri dan radang. Tablet asam mefenamat diberikan secara oral. Diberikan melalui mulut dan diabsorbsi pertama kali dari lambung dan usus selanjutnya obat akan melalui hati diserap darah dan dibawa oleh darah sampai ke tempat kerjanya. Konsentrasi puncak asam mefenamat dalam plasma tercapai dalam 2 sampai 4 jam sehingga pada waktu tersebut efeknya dapat dirasakan maksimal. Pada manusia, sekitar 50% dosis asam mefenamat diekskresikan dalam urin. Efek samping dari asam mefenamat terhadap saluran cerna yang sering timbul adalah diare, diare sampai berdarah dan gejala iritasi terhadap mukosa lambung, selain itu dapat juga menyebabkan eritema kulit, memperhebat gejala asma dan kemungkinan gangguan ginjal.