Mengenal Mycoplasma Genitalium, Penyakit Kelamin Berbahaya yang Tidak Bergejala

doktersehat mycoplasma

DokterSehat.Com – Penyakit kelamin yang kita tahu hanya berkisar klamidia, kutil kelamin, hingga bacterial vaginosis yang sebabkan gatal pada vagina. Selain penyakit yang disebutkan sebelumnya, ada juga penyakit lain yang cukup parah pada kemaluan pria atau wanita. Penyakit ini bisa masuk dengan mudah melalui aktivitas seksual dan sering tidak menunjukkan tanda.

Karena tidak menunjukkan tanda inilah kita tidak bisa mengetahui ada atau tidaknya penyakit di dalam tubuh. Kalau sudah parah penyakit ini baru memberikan efek samping yang menyerupai penyakit kelamin lain sehingga kita akan susah mengenalinya dengan cepat dan melakukan penanganan yang terbaik.

Nah, agar kita lebih waspada dan bisa mengenal lebih jauh tentang Mycoplas Genitalium atau MG, simak ulasan si bawah ini.

Sekilas tentang MG

Mycoplasma Genitalium atau MG tidak sama dengan Ebola yang merupakan jenis penyakit baru dan berbahaya. Penyakit ini sebenarnya muncul pertama kali pada tahun 1980-an di Amerika dan Inggris. Kemunculannya selalu terjadi pada saat musim panas sehingga gangguan ini sering disebut sebagai wabah musim libur. (Musim panas selalu identik dengan musim libur di negeri 4 musim)

MG adalah bakteri yang menyerang sistem reproduksi baik pada pria dan wanita. Sekilas penyakit ini hampir mirip dengan penyakit seks umum yang dialami masyarakat. Namun, penyebarannya bisa berjalan dengan cepat sehingga bisa menyebabkan pandemi di lingkungan masyarakat.

Saat ini penelitian tentang MG sedang dilakukan untuk mempelajari karakteristik dari virus itu sendiri. Sekian itu, metode pengobatan yang terbaik juga sedang dikembangkan agar ke depannya pencegahan dan penyembuhan bisa dilakukan dengan benar dan tidak merugikan penderita.

Tanda-tanda MG

Tidak semua infeksi MG memiliki tanda-tanda, pada pria tanda penyakit terlihat dengan jelas, tapi pada wanita kadang tidak terlihat atau menyerupai penyakit lainnya.

  1. Tanda MG pada pria

Pada pria, tanda dari MG terlihat dengan jelas setelah infeksi terjadi. Pria akan sering merasakan sakit pada saluran kencing. Rasa sakit yang disertai juga dengan rasa panas ini muncul saat buang air kecil. Selain itu pria juga sering sakit saat mengalami ejakulasi atau saat ereksi.

Tanda yang diperlihatkan pada pria mirip sekali dengan klamidia. Namun, sekilas ada perbedaan pada kemampuannya dalam merespons obat. Kalau klamidia, antibiotik tradisional bisa digunakan untuk mengobati, tapi kalau MG tidak bisa karena resisten.

  1. Tanda MG pada wanita

Tanda MG pada wanita juga mirip sekali saat mereka mengidap klamidia. Area panggul akan mengalami infeksi, terjadi perdarahan di antara siklus menstruasi, demam tinggi secara tidak normal, dan adanya cairan berbau busuk yang keluar seperti keputihan patogen.

Cara termudah untuk mengetahui apakah wanita mengalami gangguan MG atau karena klamidia, obat klamidia akan diberikan. Kalau respons terhadap obat tidak ada kemungkinan MG cukup besar sehingga wanita disarankan untuk melakukan perawatan lebih lanjut.

Cara menangani MG

MG harus segera ditangani dengan baik agar tidak menimbulkan efek yang lebih serius. Salah satu efek yang akan ditimbulkan oleh MG adalah kemandulan pada wanita. Pada pria efeknya hanya sebatas rasa sakit pada saluran kemih.

Cara terbaik untuk mengatasi MG adalah dengan memberikan obat yang berhubungan dengan klamidia. Pemberian obat ini memiliki kemungkinan sembuh sekitar 50 persen. Jadi, pemberian antibiotik biasa bisa diberikan untuk tahap awal.

Kalau pada tahap awal penyembuhan ini tidak ada respons positif, penyembuhan dengan antibiotik harus dilakukan. Pemilihan antibiotik akan disesuaikan dengan kebutuhan dan menyasar sumber secara langsung.

Semoga ulasan di atas bermanfaat!