Mengenal Microsleep, Salah Satu Penyebab Paling Sering Kecelakaan di Jalan Raya

DokterSehat.Com – Banyaknya orang yang melakukan perjalanan jauh demi mencapai kampung halaman sebelum Hari Raya Idul Fitri membuat banyak pihak yang mengkhawatirkan munculnya banyak kasus kecelakaan di jalan raya. Salah satu penyebab dari kecelakaan ini adalah rasa lelah saat mengemudi yang menyebabkan microsleep, kondisi dimana sebagian sel otak tiba-tiba saja tertidur dan membuat pengendara tidak sadarkan diri dalam waktu yang sekejap.

doktersehat-menyetir-mobil-lelah

Saat melakukan perjalanan panjang seperti sekarang ini, cukup banyak pengemudi yang tidak merasakan kantuk karena adanya kenaikan jumlah hormon adrenalin yang signifikan, apalagi jika arus kendaraan cukup ramai sehingga membuat pengemudi merasa lebih tertantang untuk mengemudi dengan lebih cepat. Sayangnya, hal ini ternyata bisa membuat tubuh terlena dan tidak menyadari jika otak juga mengalami kelelahan. Padahal, perjalanan yang cukup panjang ini bisa membuat kita kurang tidur dan akhirnya menyebabkan sebagian sel otak mulai berhenti bekerja. Hal inilah yang akhirnya memicu datangnya microsleep saat berkendara.

Biasanya, microsleep ini akan terjadi dengan sangat singkat, tidak sampai 10 detik. Kedatangan microsleep ini juga seringkali tidak disadari. Hanya saja, saat terbangun, kepala akan merasakan sensasi layaknya hentakan yang sangat keras dan kondisi badan yang lebih segar dari sebelumnya. Yang menjadi masalah, waktu sekitar 10 detik saat terkena microsleep inilah yang bisa menjadi penyebab kecelakan karena pengemudi tidak lagi mampu mengendalikan kendaraannya dan bisa saja menabrak kendaraan lain atau keluar jalur.

Demi menghindari microsleep ini, ada baiknya kita sering-sering berhenti untuk beristirahat, melakukan peregangan, atau tidur. Pakar kesehatan sendiri tidak merekomendasikan konsumsi minuman berkafein layaknya kopi untuk mengatasi rasa kantuk karena dalam realitanya minuman ini hanya akan menunda kantuk, bukannya mengatasinya. Minuman ini juga tidak akan mampu mencegah datangnya microsleep.