Mengenal Mata Katarak

DokterSehat.Com – Katarak merupakan area yang seperti tertutup awan pada lensa mata. Katarak tidak terasa nyeri. Katarak ini akan menghalangi masuknya cahaya ke retina (lapisan serabut saraf di bagian belakang bola mata) sehingga menyebabkan gangguan penglihatan.

doktersehat-mata-katarak-Diabetes-retinopati

Katarak umumnya terjadi pada orang lanjut usia dan dikaitkan dengan proses penuaan. Kebiasaan merokok dan paparan sinar matahari yang terlalu banyak merupakan beberapa faktor risikonya. Katarak juga bisa terjadi setelah trauma atau cedera pada mata, karena penyakit mata yang lain, obat-obatan, atau karena masalah kesehatan yang lain, contohnya diabetes. Katarak juga bisa terjadi pada bayi yang baru lahir, yang disebut dengan katarak kongenital.

Tindakan operasi merupakan salah satu cara untuk menyembuhkan katarak.

Penyebab katarak

Katarak terjadi jika lensa mata menjadi keruh. Hal-hal yang berhubungan dengan kekeruhan lensa tersebut antara lain:

  • Proses penuaan.
  • Paparan sinar ultraviolet yang terlalu tinggi, misalnya dari sinar matahari.
  • Diabetes, terutama jika kadar gula darah penderita tidak terkontrol dengan baik.
  • Penyakit mata, misalnya glaukoma, retinitis pigmentosa, retinal detachment (lapisan retina lepas), atau uveitis yang lama.
  • Penggunaan steroid jangka panjang.
  • Paparan sinar X atau terapi radiasi di daerah kepala.
  • Riwayat keluarga (genetik) dengan katarak.
  • Pasca operasi vitrektomi (pengambilan cairan vitreous yang ada di dalam bola mata).
  • Trauma atau cedera pada mata.
  • Katarak kongenital (sejak lahir).

Gejala katarak

Tidak semua jenis katarak itu mengganggu penglihatan. Jika katarak menimbulkan gangguan, maka gejala yang muncul di antaranya adalah:

  • Pandangan kabur, berkabut, seperti tertutup asap atau awan, atau seperti tertutup tirai.
  • Lebih sensitif terhadap cahaya, sehingga mata akan terasa nyeri atau silau bila ada cahaya yang berlebihan.
  • Kesulitan menyetir di malam hari karena silau bila menatap lampu mobil dari depan.
  • Sering berganti kaca mata.
  • Pandangan ganda.
  • Pandangan jarak dekat semakin jelas lalu memburuk.
  • Kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari karena gangguan penglihatan.

Katarak mungkin berukuran kecil sehingga tidak disadari oleh penderitanya. Katarak yang kecil jarang mengganggu penglihatan dan tidak perlu dilakukan tindakan operasi. Namun, beberapa jenis katarak bisa berkembang menjadi semakin besar dan semakin pekat sehingga mengganggu penglihatan.

Seiring dengan berjalannya waktu, lensa akan menjadi semakin keruh. Saat seluruh lensa sudah berubah warna menjadi putih pekat, katarak disebut sebagai katarak matur. Katarak matur ini sangat mengganggu penglihatan. Menunda operasi sampai katarak menjadi matur tidak disarankan dan tidak diperlukan.

Katarak pada anak-anak merupakan hal yang jarang, tetapi bersifat serius. Jika katarak menghalangi masuknya cahaya ke retina, area otak yang memiliki fungsi penglihatan tidak bisa berkembang dengan sempurna. Biasanya anak tidak bisa melihat secara optimal dengan mata tersebut, meskipun katarak telah dioperasi.

Faktor risiko katarak

Hal-hal yang meningkatkan risiko katarak meliputi:

  • Usia tua merupakan faktor risiko utama katarak.
  • Riwayat keluarga (genetik) dengan katarak.
  • Beberapa penyakit kronik, seperti diabetes dan glaukoma.
  • Kebiasaan merokok. Merokok akan merangsang pembentukan radikal bebas yang dapat merusak lensa mata.
  • Infeksi selama kehamilan, misalnya rubella, sehingga bayi yang dilahirkan mengalami katarak kongenital.
  • Paparan sinar ultraviolet, terutama UVB.
  • Penggunaan steroid dosis tinggi dalam jangka panjang.
Baca Juga:  Fakta Unik Tentang Otak Manusia

Kapan kita harus menghubungi dokter?

Segera hubungi dokter bila muncul gejala:

  • Nyeri pada mata.
  • Gangguan penglihatan secara mendadak, misalnya penglihatan kabur atau penglihatan ganda.

Konsultasikan dengan dokter jika muncul gejala:

  • Sering berganti kaca mata.
  • Penglihatan semakin lama semakin kabur secara pelan-pelan.
  • Sulit melihat pada siang hari karena silau.
  • Tidak bisa berkendara pada malam hari karena silau bila menatap lampu depan kendaraan lain.
  • Muncul gangguan penglihatan yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
  • Diskusikan juga dengan dokter mengenai perlunya pemeriksaan mata secara rutin.

Pengobatan katarak

Tindakan operasi masih merupakan satu-satunya cara yang paling efektif untuk menghilangkan katarak. Tindakan operasi ini dapat membuat penderita mampu melihat dengan baik. Namun, tindakan operasi katarak tidak selalu dibutuhkan dan dapat ditunda hingga berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Banyak penderita katarak yang sudah cukup terbantu dengan kaca mata atau lensa kontak, tanpa perlu dioperasi.

Apakah suatu operasi katarak itu diperlukan atau tidak pada orang dewasa bergantung pada derajat gangguan penglihatan yang terjadi dan seberapa berat kondisi tersebut mengganggu aktivitas sehari-hari. Pada anak-anak, pengobatan katarak bergantung pada seberapa besar kemungkinan katarak tersebut mempengaruhi perkembangan fungsi penglihatan yang normal.

Kadang-kadang katarak harus segera dioperasi karena adanya penyakit mata lain, seperti retinopati diabetes atau degenerasi makuler. Pada kasus-kasus seperti itu, katarak harus diambil terlebih dahulu sebelum dokter bisa melakukan tindakan pada retina penderita, yang letaknya di belakang lensa mata.

Banyak terjadi kesalahpahaman mengenai katarak. Banyak orang rela menjalani operasi katarak karena takut akan kebutaan, padahal sebenarnya belum tentu orang tersebut membutuhkan tindakan operasi. Seperti yang sudah disebutkan di atas, pada kenyataannya banyak penderita katarak yang cukup terbantu dengan kaca mata atau lensa kontak, tanpa perlu operasi.

Jangan mudah terpengaruh dengan pendapat orang lain. Karena sebenarnya hanya penderita katarak itu sendiri lah yang bisa memutuskan apakah katarak yang dideritanya begitu mengganggu aktivitas sehingga diperlukan operasi atau tidak diperlukan operasi.

Pencegahan

Belum ada cara yang terbukti ampuh untuk mencegah katarak. Namun, gaya hidup tertentu dapat memperlambat munculnya katarak, di antaranya:

  • Tidak merokok.
  • Mengenakan topi atau kaca mata jika terpapar sinar matahari.
  • Makan makanan yang bergizi.
  • Sebisa mungkin menghindari penggunaan steroid.
  • Pengendalian kadar gula darah pada penyandang diabetes.

Source: WebMD Medical Reference