Mengenal Lebih Jauh Mengenai Batu Ginjal

DokterSehat.Com – Sistem saluran kemih adalah suatu sistem yang sangat penting bagi tubuh karena merupakan tempat terjadinya proses penyaringan darah sehingga darah bebas dari zat-zat yang tidak dipergunakan oleh tubuh dan menyerap zat-zat yang masih dipergunakan oleh tubuh. Zat-zat yang tidak dipergunakan oleh tubuh larut dalam air dan dikeluarkan berupa urin (air kemih). Banyak sekali gangguan yang dapat terjadi pada sistem saluran kemih dan salah satu diantaranya yang paling sering terjadi adalah batu saluran kemih (Batu ginjal). Batu tersebut bisa ditemukan diseluruh sistem saluran kemih baik dari ginjal hingga ke saluran ujung di daerah kelamin.

doktersehat-gagal-ginjal-akut-penyakit-Hidronefrosis-kanker

Penyebab batu ginjal masih belum diketahui dengan pasti. Pembentukan batu merupakan hasil interaksi beberapa proses yang kompleks, merupakan komplikasi atau salah satu manifestasi dari berbagai penyakit atau kelainan yang mendasarinya. Batu yang paling sering ditemukan adalah batu struvit dan batu asam urat. Batu struvit disebut juga batu infeksi, karena terbentuknya batu ini disebabkan oleh adanya infeksi saluran kemih. Adanya infeksi saluran kemih dapat menimbulkan gangguan keseimbangan bahan kimia dalam urin. Bakteri dalam saluran kemih mengeluarkan bahan yang dapat menetralisir asam dalam urin sehingga bakteri berkembang biak lebih cepat dan mengubah urin menjadi bersuasana basa. Suasana basa memudahkan garam-garam magnesium, ammonium, fosfat dan karbonat membentuk batu magnesium ammonium fosfat (MAP) dan karbonat apatit. Jenis batu ini sering terjadi pada laki-laki dibanding wanita. Batu struvit biasanya menjadi batu yang besar dengan bentuk seperti tanduk (staghorn) apabila nanti di foto rontgen.

Jenis batu yang juga sering ditemukan adalah batu asam urat. Sebagian dari pasien jenis batu ini menderita Gout, yaitu suatu kumpulan penyakit yang berhubungan dengan meningginya atau menumpuknya asam urat. Pada penyakit jenis batu ini gejala sudah dapat timbul dini karena endapan/kristal asam urat (sludge) dapat menyebabkan keluhan berupa nyeri hebat (colic), karena endapan tersebut menyumbat saluran kencing. Batu asam urat bentuknya halus dan bulat sehingga sering kali keluar spontan.

Baca Juga:  Akankah Robot Seks Menggantikan Manusia?

Pencegahan adalah lebih baik daripada mengobati. Pencegahan yang terbaik adalah dengan mengendalikan faktor penyebab suatu penyakit. Pencegahan utama yang paling penting adalah minum air putih yang banyak. Konsumsi air putih minimal 2 liter per hari akan meningkatkan produksi urin. Konsumsi air putih juga akan mencegah pembentukan kristal urin yang dapat menyebabkan terjadinya batu. Selain itu, dilakukan pengaturan pola makan yang dapat meningkatkan risiko pembentukan BSK seperti, membatasi konsumsi daging, garam dan makanan tinggi oksalat (sayuran berwarna hijau, kacang, coklat), dan sebagainya. Aktivitas fisik seperti olahraga juga sangat dianjurkan, terutama bagi yang pekerjaannya lebih banyak duduk.