Mengenal Lebih Jauh Infeksi TORCH pada Wanita

DokterSehat.Com – Informasi yang banyak kita ketahui bahwa infeksi TORCH merupakan salah satu infeksi yang paling berbahaya pada ibu hamil. TORCH merupakan singkatan dari Toksoplasma, Rubella, Cytomegalovirus (CMV) dan Herpes Simplex Virus. Selain pada ibu hamil, Infeksi TORCH dapat menyerang pada pria dan wanita yang menimbulkan gejala infertiltas (mandul). Yang paling berbahaya adalah infeksi TORCH dapat menyerang otak manusia yang dapat menyebabkan kematian.

doktersehat-hamil-kehamilan-anak-laki

Kehamilan merupakan bagian yang membahagiakan dalam kehidupan suami istri. Seorang anak yang sehat tentu menjadi dambaan. Namun pada kasus tertentu, karena kurangnya pengetahuan wanita hamil yang terinfeksi TORCH, akibatnya dapat menyebabkan bayi yang dilahirkan cacat, tidak sempurna atau kematian bayi.

Pada ibu tidak hamil yang terinfeksi TORCH akan menyebabkan sel telur maupun inti sel dirusak oleh virus TORCH sehingga sel telurnya mengecil dan tidak bisa dibuahi, hal ini yang menjadi cikal bakal mandulnya pada seorang wanita. Toxo tidak menular pada pasangan melainkan dapat menular dari hewan peliharaan seperti kucing dan anjing ataupun dari makanan yang dimasak tidak matang. Sedangkan Rubella, CMV dan Herpes bisa menular. Penularan bisa terjadi melalui hubungan seksual, air liur, keringat, darah dan ASI (air susu ibu), sehingga kalau wanita terjangkit Rubella, CMV dan Herpes, maka suaminyapun dapat tertular. Sulitnya kehamilan pada wanita disebabkan oleh karena virus tersebut memperburuk kualitas sperma, kekentalan sperma menjadi cair. Volume sperma menurun dan gerakannya pun berubah.

Infeksi TORCH yang terjadi pada ibu hamil akan menyerang zigot (hasil pembuahan sperma dan sel telur) yang dapat menyebabkan keguguran, bayi lahir prematur, dan dapat juga menyebabkan kelainan pada janin yang dikandungnya. Kelaianan yang paling sering muncul berupa kerusakan mata (radang mata), kerusakan telinga (tuli), kerusakan jantung, gangguan pertumbuhan janin, gangguan saraf pusat, kerusakan otak akibat radang otak, keterbelakangan mental dan pembesaran hati dan limpa. Pada umumnya, infeksi TORCH yang terjadi pada ibu hamil tidak bergejala dan sering sulit dibedakan dari penyakit lain karena gejalanya tidak spesifik sehingga untuk mendiagnosis adanya infeksi TORCH diperlukan pemeriksaan laboratorium untuk membantu mengetahui infeksi TORCH agar dokter dapat memberikan penanganan atau terapi yang tepat. Diagnosis penyakit TORCH dapat ditegakkan dengan serangkaian pemeriksaan laboratorium terutama imunoserologi (ELISA).

Baca Juga:  Perhatikan Hal-Hal Berikut Dalam Menjaga Kesehatan Organ Intim Pria

Mengingat bahaya dari TORCH bagi wanita terutama bagi yang sedang merencanakan kehamilan atau yang saat ini hamil dapat segera memeriksakan diri untuk dilakukan skrening infeksi TORCH. Bagi ibu hamil yang memiliki riwayat kontak dengan hewan peliharaan, sering memakan makanan tidak matang atau memiliki pasangan yang memiliki infeksi kelamin segera periksakan diri anda sebelum terlambat. Jaga selalu kesehatan diri anda dengan makan yang sehat dan bergizi, berolahraga teratur serta kontrol kesehatan secara rutin.