Mengenal Lebih Jauh Alergi dan Tes Alergi

DokterSehat.Com – Alergi atau sering disebut juga penyakit hipersensitivitas adalah salah satu momok bagi seseorang sehingga mempunyai keterbatasan untuk dapat melakukan aktivitas tertentu ataupun ingin makan makanan tertentu. Terkadang orang-orang tersebut harus membatasi diri mereka sehingga orang tersebut tidak bebas melakukan sesuatu seperti orang kebanyakan. Alergi itu sebuah bawaan dari dalam diri karena tidak dapat menerima sesuatu yang asing bagi dirinya walaupun belum tentu asing pada orang lain. Hal itu terjadi karena antibodi tubuh mempersepsikan sesuatu yang harusnya biasa menjadi sesuatu yang asing. Seafood misalnya. Antibodi dapat mengenali seafood sebagai benda asing melalui protein yang terkandung dalam seafood. Hal itu juga yang terjadi pada makanan lain yang tinggi protein seperti telur.

doktersehat-kulit-tangan-halus-kesehatan-skin-Eksim-Nummular-Dermatitis-Erisipeloid-Eritema-Nodosum-ichtyosis-lamellar-panu-impetigo-aquagenic-urticaria

Berbeda halnya dengan alergi debu atau paparan beberapa zat kimia lain. Apabila zat-zat tersebut masuk kedalam tubuh, antibodi tubuh akan mempersepsikan zat-zat tersebut sebagai zat radang yang mampu menginfeksi tubuh sehingga antibodi menghasilkan sel-sel anti radang. Efek pengeluaran zat anti radang dapat berupa pengeluaran cairan berlebih terutama di tenggorokan sehingga menyebakan orang yang terkena debu atau zat lain yang terhirup dapat menderita sesak nafas. Serangkaian yang terjadi pada orang-orang yang memiliki riwayat alergi terhadap sesuatu harus dipikirkan jenis alerginya dan kapan orang tersebut bisa terserang.

Untuk mengetahui jenis alergi apa yang diderita oleh seseorang, terkadang orang tersebut bingung jenis alergi apa yang menyerang dirinya. Ataupun ada beberapa orang yang merasa tidak memiliki riwayat alergi tetapi tiba-tiba saja timbul gejala-gejala alergi terhadap sesuatu sepeti badan gatal kemerahan, timbul bentol-bentol yang besar menyerupai gambar pulau, bersin terus menerus, sesak hingga jatuh kedalam kondisi yang paling parah yaitu kondisi presyok dimana pada kondisi ini orang tersebut tidak sadarkan diri. Hal ini harus menjadi perhatian dari alergi adalah untuk dapat mengetahui jenis allergen (zat yang mencetuskan alergi) bagi tubuh. Oleh karena itu, orang-orang memiliki riwayat alergi disarankan untuk melaksanakan tes alergi.

Baca Juga:  Buah-Buahan Ini Mengatasi Masalah Dehidrasi

Tes alargi yang paling umum ditemukan adalah tes gores (skin prick test) dan tes tempel (patch test). Skin prick tes adalah tes yang paling sederhana yang dapat dilakukan dengan hasil yang akurat dan waktu hasil yang cepat. Melalui tes ini kulit lengan akan dicungkil sedikit dengan jarum khusus dan dituruh beberapa senyawa yang mewakili alergi. Jika hasilnya positif akan memberikan gambaran merah pada kulit. Tes ini relatif aman, cepat dan sederhana. Berbeda dengan patch test yang memerlukan waktu lebih kurang tiga hari untuk mengetahui jenis alergi apa yang kita derita. Tes ini dilakukan menempelkan jenis alergi yang mewakili pada punggung. Tes ini relatif lebih merepotkan karena orang tersebut tidak boleh terkena air tetapi tes ini dapat menggambarkan hasil yang lebih akurat. Yang penting bagi penderita alergi adalah segera konsultasikan penyakit alergi anda ke dokter untuk mendapat penanganan lebih lanjut sehingga mendapatkan penanganan yang lebih baik dan akurat.