Mengenal Kondisi ADHD Pada Anak

DokterSehat.Com – ADHD atau Attention Deficit Hiperactivity Disorder adalah sebuah kondisi dimana anak akan kesulitan untuk menempatkan fokus atau perhatian pada sesuatu hal. Anak yang mengalami kondisi ADHD cenderung akan lebih mudah gelisah dan kesulitan untuk memahami banyak hal yang dijelaskan oleh orang tua atau guru. Hal ini berarti anak penderita ADHD memiliki resiko kesulitan untuk belajar banyak hal atau menyelesaikan tugas. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

doktersehat-anak-aktif

Tahukah anda, Institusi Kesehatan Amerika mencatat jika di Amerika sendiri setidaknya 3 hingga 5 persen dari total populasi anak terkena masalah ADHD, bahkan, beberapa pakar kesehatan meyakini angka sebenarnya jauh lebih besar dan bisa mencapai 10 persen. Anak yang mengalami gejala ADHD cenderung akan kesulitan memberikan perhatian, apalagi jika anak sedang dalam kondisi belajar-mengajar di sekolah. Hal-hal kecil layaknya mengikuti petunjuk, mendengarkan orang lain, hingga mengetahui dimana Ia meletakkan barang-barangnya juga akan menjadi hal yang sulit dilakukan. Singkatnya, anak penderita ADHD cenderung kesulitan untuk berkonsentrasi pada satu hal karena menganggapnya sebagai hal yang sangat membosankan.

Anak penderita ADHD juga cenderung akan kesulitan untuk tetap diam di tempat duduk dan hanya sebentar saja bertahan, anak akan cenderung berlarian atau bahkan memanjat ke berbagai benda yang tinggi. Saat dudukpun akan akan cenderung lebih gelisah dan terus bergerak dan jika berbicara, anak akan sulit menyampaikan kata-katanya dengan tenang dan cenderung berlebihan. Jika hal ini dibiarkan, kehidupan sosial sang anak pun bisa mengalami gangguan. Anak penderita ADHD akan cenderung mudah mengganggu orang lain layaknya memotong antrian atau merebut barang karena mereka tidak menyadari jika hal ini bukanlah hal yang baik untuk dilakukan.

Baca Juga:  Dampak Buruk Menghisap Rokok Elektronik

Selain kesulitan untuk mendapatkan pengetahuan dan mempengaruhi kehidupan sosialnya, kehidupan sehari-hari anak penderita ADHD akan cenderung sulit untuk berteman karena anak lain menganggapnya sebagai pengganggu saja. Seiring dengan waktu, anak bisa mengalami rasa rendah diri dan mendapatkan depresi dan kecemasan yang berlebihan. Pakar kesehatan sendiri masih belum menemukan penyebab pasti dari ADHD pada anak meskipun kebanyakan pakar kesehatan percaya bahwa faktor genetik berperan besar dalam masalah ini.

Jika anak kita mengalami kondisi ADHD, ada baiknya kita segera memeriksakan kondisi anak ke dokter sehingga anak bisa mendapatkan pengobatan dan juga bimbingan konseling yang bisa membuat anak bisa berkelakukan lebih baik. Anak penderita ADHD juga bisa disekolahkan pada sekolah khusus yang bisa memberikan strategi khusus agar anak bisa menyerap berbagai macam pengetahuan sekaligus bisa mendapatkan kehidupan sosial yang jauh lebih baik.