Mengenal Kanker Multiple Myeloma

DokterSehat.com – Multiple myeloma termasuk kanker ganas yang berasal dari sel plasma, yakni sejenis sel darh putih yang diproduksi di sumsum tulang. Pada dasarnya sel plasma berfungsi untuk menghasilkan antibodi yang melawan infeksi dan kanker.



Sel myeloma dapat tumbuh subur di sumsum tulang sehingga kondisi tubuh penderita akan mengalami masalah seperti nyeri tulang, anemia, patah tulang, imunitas menurun, gejala penyakit hypercalcemia, insufisiensi ginjal, dan proteinuria.

Penyebab

Belum diketahui pasti penyebab multiple myeloma, namun penyakit ini bisa disebabkan oleh radiasi pengion, stimulasi antigenik, virus EB atau sarkoma kaposi yang berhubungan dengan infeksi virus herpes. Penyakit ini juga bisa dikaitkan dengan beberapa sitokin, IL-6 yang merupakan faktor pertumbuhan untuk multiple myeloma.

Gejala

Multiple myeloma umumnya ditunjukkan dengan gejala berikut ini:

1. Infeksi, penderita multiple myeloma rentan mengalami infeksi pernapasan dan infeksi saluran kemih, penanganan yang terlambat dapat mengakibatkan kematian. Infeksi yang sering terjadi pada penderita usia lanjut patut diwaspadai. Segera lakukan pemeriksaan bila Anda mengalami anemia, nyeri tulang, dan pendarahan.

2. Anemia, sumsum tulang belakang penderita multiple myeloma biasanya mengalami tekanan sehingga mengakibatkan anemia.

3. Gangguan tulang, seperti nyeri tulang, patah tulang, massa lokal, bahkan kelumpuhan.

4. Hiperkalsemia, menunjukkan gejala seperti kelelahan, muntah, sembelit, kebingungan, poliuria, dan gejala lainnya.

5. Hiperviskositas, menunjukkan gejala seperti pusing, tinnitus, vertigo, kelainan jantung, kehilangan kesadaran scara tiba-tiba, mati rasa pada jari, gagal jantung kronis, dan gejala lainnya.

6. Gangguan fungsi ginjal

7. merasa sangat haus

8. Kehilangan berat badan

9. Sering buang air kecil

Pengobatan

Ada beberapa metode pengobatan myeloma, yakni:

1. Kemoterapi, yakni terapi konvensional untuk mengobati myeloma.

Baca Juga:  Kanal Atrioventrikular, Kelainan Jantung Bawaan

2. Radioterapi, terapi ini jarang digunakan tapi cocok untuk mengobati myeloma fokus dengan gejala nyeri tulang lokal hingga tekanan pada saraf tulang belakang.

3. Transplantasi sel induk hematopoietik, yakni transplantasi sel induk alogenik autologous dan transplantasi sel induk hematopoietik bisa dimanfaatkan untuk mengobati multiple myeloma.