Mengenal Beberapa Mitos Tentang Jerawat

DokterSehat.Com – Membicarakan masalah kulit, khususnya yang terjadi pada wajah, tentu akan tidak pernah lepas dari masalah jerawat. Memang, jerawat termasuk dalam masalah kesehatan yang paling sering menyerang siapapun. Bahkan, banyak sekali mitos yang berkembang pesat mengenai jerawat yang sayangnya jika dipercayai, justru bisa membuat masalah jerawat kita menjadi lebih parah. Apa sajakah mitos tentang jerawat yang berkembang di masyarakat?

doktersehat-pria-jerawat-muka-wajah-karbunkel-bisul-besar

Jerawat sangat identik dengan masalah kulit pada remaja. Namun, sayangnya, banyak orang yang justru menganggap jika jerawat hanya akan terjadi saat kita berusia remaja saja. Tahukah anda, pakar kesehatan menyebutkan jika faktor usia tidak begitu menentukan parahnya atau seringnya seseorang akan terkena jerawat. Alih-alih karena faktor usia, faktor genetik justru memiliki peran yang jauh lebih besar. Sebagian orang mengalami jerawat saat usia remaja, namun, banyak juga orang yang baru mengalaminya saat usianya sudah dewasa. Bahkan, 40 hingga 55 persen orang dewasa dengan rentang usia 20 hingga 40 tahun masih memiliki resiko besar terkena jerawat.

Jerawat dipicu oleh makanan berminyak atau bahkan kacang adalah mitos berikutnya yang dipercaya oleh masyarakat. Memang, ada beberapa jenis makanan yang bisa membaut masalah jerawat lebih parah. Namun, hal ini hanya berlaku pada mereka yang memiliki faktor genetik mudah berjerawat. Makanan berminyak akan cenderung memiliki efek memberikan inflamasi yang pada bisa membuat jerawat semakin banyak.

Mitos berikutnya tentang jerawat adalah jika kita berjerawat, maka kita harus lebih sering mencuci wajah. Hal ini ternyata sangat banyak dipercaya oleh masyarakat padahal sama sekali tidak akan membantu menangani masalah jerawat kita. Pakar kesehatan menyebutkan jika ada banyak sekali faktor pemicu munculnya jerawat. Sebagi contoh, jika jerawat lebih disebabkan karena stress, tentu mencuci wajah tidak akan menjadi jawaban akan masalah ini. Memang, mencuci wajah bisa menbantu mengatasi jerawat, namun, dampaknya biasanya akan kurang signifikan.

Baca Juga:  Mengapa Puting Bisa Lecet Karena Menyusui

Mitos lain yang sangat dipercaya masyarakat tentang jerawat adalah  ada teknik yang aman dalam memencet jerawat. Hal ini ternyata salah kaprah! Memencet jerawat akan menimbulkan trauma mengingat akan muncul peradangan dan membuat banyak sekali bakteri muncul. Tidak ada yang namanya teknik aman memencet jerawat dan justru anda akan memiliki resiko besar memperparah jerawat dan membuat jerawat meninggalkan bekas yang gelap dan sulit untuk dihilangkan.