Mengenal Aneka Penyebab Sinusitis

Dokter Sehat – Mengetahui definisi, penyebab, gejala dan jenis atau tipe sinusitis atau infeksi sinus sangatlah penting karena angka kejadian dan prevalansi penyakit ini di Indonesia cukup tinggi dimana kebanyakan penderitanya adalah wanita dan biaya pengobatannya relatif mahal. Menurut data statistik dari FKUI dan RSCM, prevalansi sinus akut pada penderita pasien saluran nafas atas sekitar 25 % dimana angka ini cukup besar dibandingkan negara-negara lain.

18

Apa itu sinus?

Dalam ilmu anatomi, sinus adalah rongga yang terdapat dalam tulang atau jaringan tubuh dan umumnya ditemukan pada tulang wajah dan terhubung dengan hidung sebagai bagian dari sistem pernapasan. Secara normal, sinus terbuka ke saluran pernapasan pada hidung melalui ostium.
Manusia mempunyai 4 pasang rongga sinus (lihat gambar diatas), yaitu :

1.Sinus frontalis (frontal sinus), yang terletak di dahi

2.Sinus maksilaris (maxillary sinus) di belakang tulang pipi

3.Sinus ethmoidalis (ethmoid sinus) di belakang mata

4.Sinus sphenoidalis (sphenoid sinus) terletak di belakang tulang ethmoid.

Keempat sinus diatas sering dikatakan sebagai satu kesatuan yang disebut dengan nama sinus paranasal dimana sel pada tiap sinus adalah sel sekresi mukus, sel epitel dan beberapa sel yang merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh (makrofaga, limposit dan eosinofil).
Fungsi dari sinus adalah melembabkan dan menghangatkan udara yang masuk dan melindungi struktur disekitarnya (mata dan saraf), meningkatkan resonansi suara, sebagai penyangga melawan trauma pada wajah dan menurunkan berat jenis kepala.

Apa itu sinusitis atau infeksi sinus?

Sinusitis terjadi ketika mikro organisme pathogen seperti virus, bakteri dan jamur tumbuh di dalam sinus dan menyebabkan terjadi penghambatan pada ostium sinus sehingga mukus (ingus dan upil) dan nanah tidak bisa keluar atau tersumbat yang menyebabkan terjadinya infeksi. Pembuangan kotoran ini (jika tidak terganggu) biasanya terjadi dari rongga hidung menuju tenggorokan atau lubang hidung. Infeksi ini akan menyebabkan radang pada satu atau lebih sinus yang dapat menyebabkan terjadi ketidaknyaman.

Peradangan pada rongga hidung disebut sebagai sinusitis dan dapat juga disebabkan oleh alergi dan iritasi pada sinus, sinusitis ini merupakan salah satu dari beberapa kondisi atau gangguan yang dapat mempengaruhi manusia selama seumur hidupnya dimana biasanya akan terjadi ketika debu atau kotoran dari udara dan lingkungan menyebabkan iritasi pada rongga hidung sehingga terjadi demam. Sinusitis juga bisa terjadi karena hidung menghirup zat kimia atau penyalahgunaan semprotan hidung, tercatat sebanyak 30 penduduk seluruh dunia mengidap sinusitis.

Baca Juga:  Waspadai, Penyakit Epididimitis Pada Pria!

Penyebab terjadinya sinusitis

1.Adanya infeksi
Infeksi dapat ditimbulkan oleh virus atau bakteri, infeksi ini akan memicu terjadinya radang. Peradangan yang timbul dapat di seputar rongga hidung maupun tenggorok, peradangan juga dapat terjadi pada organ-organ di daerah sekitar rongga hidung dan tenggorok seperti amandel atau tonsil dan kelenjar adenoid. Peradangan tersebut menimbulkan sakit dan nyeri khas di area antara rongga hidung dan tenggorok.

2.Rongga hidung mengalami sumbatan
Sumbatan yang terjadi pada rongga hidung dapat disebabkan oleh penyakit maupun kelainan struktur anatomis hidung, penyakit yang dapat menimbulkan terjadinya sinusitis antara lain adalah tumor, polip. Tumor atau polip. Tumor dan polip di rongga hidung mampu menimbukan sumbatan yang selanjutnya menjadi sinusitis. Bentuk anatomis tulang hidung yang bengkok juga dapat menyumbat aliran udara maupun mukus sehingga memicu terjadinya sinusitis.

3.Alergi
Alergi dapat berupa senyawa alergen seperti makanan, zat kimia maupun udara ekstrim, baik dingin maupun panas. Pada kondisi terkena alergi, respon tubuh adalah mengalami radang dan pembengkakan. Jika pembengkakan terjadi di wilayah sinus, maka terjadilah sumbatan rongga sinus menimbulkan sinusitis.

4.Trauma pada fisik
Trauma fisik seperti stress, kemasukan air, dapat menyebabkan pendarahan berujung sinusitis.

5.Infeksi berat pada gigi
Infeksi yang timbul pada gigi geraham atas kanan maupun kiri, terutama geraham 1, 2 dan 3 dapat menjalar sampai ke dalam rongga sinus maksilaris dan mengakibatkan sinusitis.
Gejala-gejala yang terjadi

Gejala umum dari penyakit sinusitis adalah sakit kepala dan sakit pada wajah disekitar hidung, mata dan dahi. Satu dari 4 pasien mungkin akan mengalami demam terutama pada sinusitis akut. Gejala lainnya adalah :

1.Ingus atau upil yang keluar tidak berwarna

2.Rongga hidung terasa kaku

3.Sakit tenggorokan dan batuk

4.Terjadi sensitivitas atau sakit kepala ketika berjalan atau bergerak

5.Sakit pada gigi atau telingga

6.Merasa letih dan sulit bernapas

7.Jika disebabkan alergi, mata terasa gatal dan sering bersin.