Mengemudi Sangat Tidak Disarankan Bagi Penderita Penyakit Ini

DokterSehat.Com – Bagi beberapa orang, mengemudikan kendaraan menjadi sebuah kegiatan yang perlu dilakukan untuk dapat mencapai beberapa tempat dengan cepat mengingat masih minimnya sarana transportasi umum. Sepeda motor dan juga kendaraan roda empat menjadi pilihan utama untuk dikemudikan sebagian masyarakat untuk mencapai tempat kerja, tempat sekolah, dan berbagai tempat lainnya. Tahukah anda, selain kemampuan berkendara, mengemudikan kendaraan juga membutuhkan kesehatan psikologis. Jika anda mengidap beberapa penyakit berikut, pakar kesehatan tidak menyarankan anda berkendara karena bisa membahayakan anda sendiri dan juga orang lain.

doktersehat-menyetir-mobil

Penderita penyakit vertigo termasuk dalam mereka yang sangat disarankan untuk mengemudi. Sebagaimana kita ketahui, vertigo sangatlah berbeda dengan sakit kepala biasa karena saat vertigo menyerang, pandangan dan keseimbangan penderitanya langsung terganggu. Kepala langsung mendapatkan rasa sakit yang sangat hebat dan berputar-putar. Andai anda terkena serangan vertigo mendadak saat mengemudi, sangat disarankan untuk segera menepi dan meminta bantuan.

Penderita panic attack juga sangat tidak disarankan untuk mengemudi kendaraan mengingat jika terjadi sesuatu hal yang mengejutkan tiba-tiba, maka penderitanya akan langsung mengalami ketakutan hebat yang bisa menjurus pada kesulitan untuk mengendalikan perilaku. Selain itu, penderita panic attack juga bisa mengalami jantung berdebar-debar, kepala pusing, nafas yang tidak beraturan, dan juga keringat dingin. Jika hal ini terjadi saat mengemudi, dikhawatirkan penderitanya bisa menabrak atau membahayakan nyawa.

Penderita epilepsi juga sangat tidak disarankan untuk mengemudi mengingat jika epilepsi menyerang tiba-tiba, maka penderitanya akan langsung mengalami kejang-kejang dan tidak bisa mengendalikan perilakunya. Pakar kesehatan sendiri berkata jika penderita epilepsi mengemudi di malam hari, maka ditakutkan cahaya lampu terang dari kendaraan lain bisa memicu serangan epilepsi tiba-tiba. Ada baiknya penderita epilepsi berkendara dengan orang lain demi keamanan diri sendiri dan orang lain.