Mengejan Saat Persalinan Meningkatkan Resiko Robek Vagina Hingga 700 Persen!

DokterSehat.Com– Tahukah anda jika 9 dari 10 wanita yang melahirkan mengalami vagina robek saat melahirkan? Tak hanya menyebabkan pendarahan, hal ini bisa menyebabkan masalah yang jauh lebih serius layaknya inkontinensia atau gangguan saraf yang tidak bisa disembuhkan.

doktersehat-bayi-rambut-putih-Amory-Mississippi

Diantara tahun 2013 hingga 2014, jumlah wanita di Inggris yang mengalami robek perineum pada vaginanya saat melahirkan meningkat dengan signifikan. Hal ini ternyata membuat The Royal College of Midwives, salah satu instansi pendidikan di bidang kebidanan terkemuka di Inggris khawatir dan akhirnya memutuskan untuk melakukan percobaan bersama dengan Royal College of Obstrecians and Gynecologist di Medway Martime Hospital yang ada di kota Kent.

Dalam percobaan ini, berbagai cara biasa yang dilakukan untuk membantu ibu saat melahirkan tidak lagi dilakukan. Sebagai contoh, ibu tidak lagi diminta untuk menyandarkan punggungnya atau mengejan saat melahirkan. Hasilnya adalah, angka kasus robek perineum level 3 dan 4 pada ibu yang melahirkan turun drastis 7 kali lipat!

Kepala bidang kebidanan dari rumah sakit ini, Dot Smith, menyebutkan bahwa ada kesalahan pola pikir yang terjadi selama ini dimana kecenderungan wanita untuk mengejan atau bahkan mengejan dengan lebih keras saat melahirkan justru akan membuat mereka mengalami robek vagina. Karena alasan inilah dalam percobaan ini, tenaga rumah sakit meminta para wanita untuk melahirkan dengan posisi yang sangat tidak biasa, yakni berdiri atau berlutut. Sebagai informasi, posisi melahirkan ini sebenarnya masih umum dilakukan pada tahun 1950-an.

Para bidan pun meminta para ibu yang melahirkan ini untuk bernafas dengan normal saja sesuai dengan kontraksi yang muncul daripada memaksakan diri untuk mengejannya. Selain itu, para bidan ini juga tidak diminta untuk menarik bayi yang kepalanya sudah keluar dan membiarkannya terlahir secara alami. Hal ini ternyata bisa menurunkan tekanan pada bagian perineum dan mencegah robek vagina dengan signifikan.