Mengatasi Sariawan di Bulan Puasa

DokterSehat.Com – Salah satu masalah kesehatan yang bisa membuat ibadah puasa kita menjadi semakin berat adalah sariawan. Menurut pakar kesehatan dr. Abrijanto, puasa memang bisa memberikan banyak manfaat sehat bagi tubuh, sayangnya, ada beberapa bagian tubuh yang juga bisa mendapatkan dampak buruk seperti bagian mulut. Saat berpuasa, mulut akan menjadi lebih kering sehingga akan memicu masalah bau mulut dan bertambahnya jumlah bakteri. Yang menjadi masalah adalah, banyaknya jumlah bakteri ini bisa memicu masalah radang tenggorokan dan sariawan.



Banyak orang yang kurang memperhatikan asupan vitamin C saat berbuka atau santap sahur sehingga resiko mendapatkan sariawan semakin tinggi. Dalam banyak kasus, sariawan bahkan bisa muncul di beberapa bagian pada mulut dan berlangsung dalam waktu yang sangat lama karena tidak terkena makanan atau minuman apapun saat berpuasa. Agar tidak semakin tersiksa dengan sariawan ini, ada baiknya kita segera melakukan beberapa tindakan berikut ini untuk mengatasinya.

Berkumur dengan garam
Garam yang dicampur dengan air hangat bisa kita gunakan untuk berkumur. Garam yang bersifat antiseptik bisa membantu proses penyembuhan sariawan dengan lebih cepat.

Mengoleskan madu dan kunyit
Kunyit yang telah dibelah bisa diberi sedikit madu. Potongan kunyit ini kemudian dioleskan pada luka sariawan. Kombinasi kedua bahan alami yang bersifat anti peradangan dan anti bakteri ini bisa membantu mengatasi sariawan.

Lidah buaya
Potong lidah buaya dan ambil bagian jeli-nya saja. Tempatkan lidah buaya ini pada luka sariawan agar mulut terasa lebih nyaman sekaligus membantu proses penyembuhan sariawan.

Berkumur dengan daun ketumbar
Rebuslah beberapa lembar daun ketumbar di dalam air dan gunakan air rebusan ini untuk berkumur-kumur 3 hingga 4 kali dalam sehari. Hal ini bisa membantu menyeimbangkan kadar bakteri dalam mulut sekaligus membantu penyembuhan sariawan.

Baca Juga:  Mengenal Penyebab dan Jenis Sariawan (Stomatitis)

Untuk mencegah datangnya sariawan, ada baiknya kita memenuhi kebutuhan air putih setidaknya 8 gelas sehari demi menjaga kelembaban pada bibir. Jika perlu, gunakan lip balm agar bibir tidak mudah kering dan menyebabkan sariawan.