Mengatasi Keringat Dingin

DokterSehat.Com – Berkebalikan dengan keringat biasa yang bisa memberikan sensasi segar, keringat dingin bisa membuat tubuh menjadi terasa tidak nyaman sama sekali. Seringkali penyebab dari keringat dingin adalah karena pikiran yang sedang cemas atau bahkan karena terlalu stress. Namun, dalam beberapa kasus, keringat dingin juga bisa muncul karena adanya masalah kesehatan yang tentu harus diwaspadai.

doktersehat-influenza-sinus

Normalnya, keringat dingin akan disertai dengan sensasi tubuh yang menggigil, lebih lemas, pucat, hingga rasa pusing, mual, dan keinginan untuk muntah. Namun, jika keringat dingin disertai dengan sensasi nyeri pada dada atau tulang belakang, demam tinggi, jantung yang berdebar-debar, kulit yang semakin memucat, hingga hilangnya kesadaran, maka ada baiknya kita segera memeriksakan kondisi ini ke dokter karena ditakutkan keringat dingin ini adalah tanda-tanda dari beberapa penyakit tertentu.

Untuk mengatasi keringat dingin, kita sendiri bisa melakukan beberapa hal seperti membuat tubuh kita menjadi jauh lebih rileks. Sebagaimana kita pelajari sebelumnya, penyebab keringat dingin seringkali adalah masalah sterss hingga kecemasan yang berlebihan. Cobalah untuk melakukan yoga dan juga latihan pernafasan yang secara efektif bisa membuat pikiran menjadi lebih santai dan keringat dingin pun bisa berkurang. Jika diperlukan, mandi air hangat yang menenangkan juga bisa dilakukan.

Selain membuat diri sendiri menjadi lebih nyaman, lingkungan di dalam rumah, khususnya di tempat tidur juga bisa kita sesuaikan agar menjadi lebih nyaman dan membuat tubuh pun menjadi semakin rileks. Selain mengganti alas tidur, penggunaan pakaian yang nyaman, cahaya yang minim, hingga mengatur suhu udara yang lebih sejuk ditengarai akan sangat efektif mengurangi gejala keringat dingin.

Pola makan yang lebih baik juga diyakini mampu membuat gejala keringat dingin semakin jarang muncul. Selain tidak pernah melewatkan jam makan tiga kali sehari dengan normal, konsumsi makanan-makanan yang sehat dimana kadar gula dan indeks glikemiknya cukup rendah pun sangat disarankan untuk mengurangi gejala keringat dingin sekaligus menurunkan resiko terkena penyakit diabetes.