Mengatasi Jamur Kuku Pada Anak

DokterSehat.Com – Anak-anak biasanya cenderung sangat aktif dan bisa bermain di berbagai tempat kotor. Meskipun hal ini sangat baik bagi perkembangannya dan bisa membuat sistem kekebalan tubuhnya menjadi lebih kuat, hal ini ternyata juga bisa menimbulkan hal-hal buruk layaknya memicu masalah jamur kuku pada anak. Jamur kuku bisa dikenali dengan kuku anak yang mengalami pembengkakan dan berwarna kekuningan. Apa yang bisa dilakukan orang tua untuk mengatasi masalah jamur kuku pada anak?

doktersehat-kulit-tangan-halus-kesehatan-skin-Eksim-Nummular-Dermatitis-Erisipeloid-Eritema-Nodosum-ichtyosis-lamellar-panu

Pakar kesehatan menyebutkan jika jamur kuku pada anak bisa terjadi andai anak terlalu lama memakai sepatu atau kaus kaki saat melakukan aktifitas atau olahraga hingga berkeringat, memakai sepatu saat berjalan di genangan air, banjir, atau di lapangan bermain yang becek. Meskipun bisa menyerang kuku tangan maupun kuku kaki, masalah jamur kuku memang cenderung lebih banyak ditemukan pada kuku kaki. Selain menimbulkan pembengkakan atau warna kekuningan pada kuku, jamur kuku yang sudah dalam kondisi cukup parah bisa memicu bau yang sangat tidak sedap atau bahkan mengeluarkan nanah.

Andai jamur kuku ini sudah mengeluarkan nanah atau membuat kuku mengalami kerusakan yang cukup parah, tentu anak akan cenderung menjadi lebih rewel, apalagi jika anak masih berusia balita. Beruntung, kita bisa mengatasi jamur kuku ini dengan melakukan langkah-langkah sederhana berikut.

  • Jamur kuku bisa diatasi dengan salep anti jamur. Kita bisa dengan mudah membeli salep jamur ini di apotek dan segera oleskan salep ini ke bagian kuku yang rusak secara rutin hingga sembuh.
  • Kita bisa saja meneteskan larutan iodine, semacam obat tetes untuk luka, pada bagian kuku yang sudah terkena infeksi jamur.
  • Jika diperlukan, rendam kaki yang mengalami masalah jamur kuku dengan larutan antiseptic secara rutin hingga masalah jamur kuku ini sembuh.
  • Andai jamur kuku masih juga sulit untuk disembuhkan, segera periksakan kondisi anak ke dokter kulit agar mendapatkan penanganan yang jauh lebih baik.