Mengatasi Demam dan Nyeri Pada Anak

DokterSehat.com – Demam dan nyeri seringkali menyerang anak-anak. Rasa nyeri ini terkadang membuat anak menjadi rewel. Sebenarnya demam atau nyeri pada anak disebabkan oleh vaksinasi atau infeksi virus seperti influenza, selesma, atau cacar air.



Untuk mengatasinya anak sering diberikan parasetamol atau yang biasa disebut asetaminofen. Parasetamol merupakan golongan obat bebas lini pertama yang bermanfaat untuk menghilangkan nyeri dan menurunkan panas pada anak. Parasetamol memiliki sifat-sifat kemanjuran, tingkat aman, dan tolerabilitas yang baik pada anak-anak dan orang dewasa.

Sebenarnya parasetamol bersifat simptomatis, bukan menghilangkan sumber penyakit. Jika nyeri tak kunjung mereda dalam waktu 3 hari maka harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter.

Pemberian dosis obat untuk anak memang bervariasi di banyak negara, namun umumnya 10 sampai 15 mg/kg dianggap takaran yang efektif. Tapi, terkadang anak-anak menerima dosis 90 mg/kg/hari jika dirawat di rumah sakit. Dosis tinggi seperti ini tidak berlaku untuk pemakaian biasa.

Berdasarkan tingkatan usia masa kanak-kanak, pemberian dosis adalah bayi 1 bulan – 2 tahun dalam bentuk beberapa tetes, masa prasekolah (1- 5 tahun) dalam bentuk larutan alkohol/suspensi, masa sekolah (5 – 12 tahun) untuk larutan alkohol dan suspensi jernih dan (7 – 12 tahun) untuk tablet kunyah).

Efek samping penggunaan parasetamol memang lebih rendah. Tapi,terkadang masyarakat berlebihan mengonsumsi parasetamol untuk meredakan demam dan nyeri. Padahal dosis yang berlebihan bisa merusak hati dan ginjal. Sebaiknya jangan mengonsumsi parasetamol dalam dalam jangka waktu panjang dan dosis yang berlebihan jika tanpa resep dokter.

Tips Pemberian Obat pada Anak

  • Jauhkan semua obat dari jangkauan anak-anak
  • Tutup kembali tempat obat dengan rapat, jangan biarkan obat dalam keadaan terbuka.
  • Periksa kembali dosis obat berdasarkan petunjuk label. Jangan pernah gunakan sendok obat yang sama untuk dua jenis obat yang berbeda.
  • Jangan berikan obat pada anak dengan mengira-ngira dosisnya.
  • Tanyakan kepada dokter atau ali farmasi jika akan ,e,beri lebih dari satu jenis obat pada saat yang bersamaan.
  • Jangan pernah memberikan obat pada anak-anak kecuali memang dianjurkan untuk mereka seperti yang tertulis dalam label atau atas saran dokter.
  • Jangan menggunakan obat untuk tujuan yang tidak disebutkan dalam label, kecuali dengan petunjuk dokter.
  • Periksakan dulu anak Anda ke dokter sebelum memutuskan memberi mereka aspirin.