Mengapa Ukuran Payudara Membesar Pada Saat Menopause?

DokterSehat.Com – Masa menopause adalah salah satu fase kehidupan dalam wanita yang cukup ditakuti. Banyak wanita yang merasa cemas dalam menghadapi fase ini karena menganggap hidupnya sudah mencapai fase tua. Saat wanita mengalami fase menopause, akan ada banyak sekali perubahan di dalam tubuhnya, khususnya pada menurunnya kadar hormon estrogen secara signifikan. Selain bisa membuat emosi wanita berubah, fisik wanita juga bisa ikut mengalami perubahan, khususnya pada bagian payudara.

doktersehat-tanda-serangan-jantung

Jika kita mencermati, banyak wanita yang mengalami fase menopause justru mengalami pembesaran ukuran. Pembesaran ukuran ini bisa dipengaruhi banyak hal, namun seringkali terjadi karena pada fase ini wanita akan kurang baik dalam mengendalikan berat badan dan pada akhirnya akan membuat jaringan lemak pada payudara ikut mengembang. Selain itu, faktor lain layaknya faktor genetik atau bahkan faktor hormonal dimana kadar estrogen yang cenderung naik dan turun secara tidak terkendali ternyata juga ikut mempengaruhi semakin besarnya ukuran payudara.

Pakar kesehatan menyebutkan jika wanita yang mengalami fase menopause seringkali mengalami kenaikan estrogen dengan cepat dan penurunan hormon progesteron dengan signifikan. Dominasi hormon estrogen pada tubuh wanita inilah yang akhirnya membuat payudara terlihat besar dan penuh. Meskipun kemudian hormon estrogen kembali menurun, payudara biasanya akan tetap dalam kondisi yang besar ini mengingat lemak sudah terlanjur “terkunci” pada area payudara.

Sel-sel tubuh wanita di dalam fase menopause akan memicu sel lemak memproduksi hormon estrogen secara mandiri tanpa lagi menggantungkan diri pada produksi tubuh wanita untuk membuat suasana hati wanita menjadi seimbang. Sayangnya, hal ini juga membuat area payudara wanita menjadi tempat ideal bagi lemak untuk tinggal dan pada akhirnya membuat wanita merasa sangat tidak nyaman. Untuk menghindarinya, pakar kesehatan menyarankan wanita pada fase menopause untuk lebih baik dalam menjaga berat badannya untuk tetap dalam kondisi yang ideal dengan cara memperbaiki pola makan sekaligus rutin melakukan aktifitas fisik.