Mengapa Terkadang Kotoran BAB Ada yang Tenggelam?

DokterSehat.Com– Pakar kesehatan menyebutkan bahwa ada baiknya kita selalu mengecek warna kotoran saat buang air besar karena bisa menandakan kondisi tubuh kita. Namun, jika kita cermati, kadangkala kotoran tenggelam atau mengapung pada air toilet. Apakah kondisi tenggelam atau tidaknya kotoran ini juga bisa menandakan kondisi tubuh kita?

doktersehat-toilet-ambeien-wasir-buang-air-besar-lancar-bab-Inkontinensia-Usus-kencing-berdarah

Eric Esrailian, MD, yang berasal dari David Geffen School of Medicine at UCLA, Amerika Serikat, menyebutkan bahwa pola makan kita mempengaruhi tenggelam atau tidaknya kotoran saat buang air besar. Biasanya, jika kita mengkonsumsi makanan berserat dan bernutrisi, maka kotoran akan cenderung tenggelam. Namun, jika kita mengkonsumsi makanan yang terlalu banyak memiliki lemak, maka kotoran ini akan cenderung mengapung karena banyaknya produksi gas di saluran pencernaan.

Tak haya tenggelam atau mengapung, bentuk kotoran juga bisa menandakan kondisi kesehatan tubuh. Bentuk kotoran yang memanjang dan utuh menandakan bahwa kita mengkonsumsi makanan dengan nutrisi yang baik. Sebaliknya, kotoran yang keluar terpotong-potong menandakan bahwa makanan yang kita konsumsi kurang sehat dan ada kemungkinan melukai usus saat proses pencernaan berlangsung.

Warna kotoran juga patut kita perhatikan. Normalnya, warna kotoran adalah cokelat karena adanya efek cairan empedu. Namun, kadangkala warna kotoran bisa berubah menjadi kehijauan karena konsumsi sayuran. Yang patut kita waspadai adalah jika kotoran berwarna hitam karena hal ini menandakan adanya pendarahan pada saluran pencernaan yang bisa saja dipicu oleh luka atau bahkan kanker. Sementara itu, jika warna kotoran sangat terang layaknya abu-abu, hal ini menandakan adanya penyakit liver.

Jadi, jangan jijik untuk selalu mengecek kondisi kotoran saat buang air besar karena bisa menjadi penanda bagi kita untuk menerapkan pola makan yang lebih sehat.