Mengapa Terkadang Kita Merasa Pusing Saat Berolahraga?

DokterSehat.Com – Akhir pekan seperti sekarang ini adalah waktu yang paling tepat untuk melakukan olahraga. Dengan melakukannya di akhir pekan dimana kendaraan tidak begitu banyak beroperasi seperti hari-hari biasanya, kita bisa mendapatkan keuntungan berupa udara yang jauh lebih segar. Sayangnya, terkadang kita merasakan pusing di kepala saat berolahraga sehingga latihan fisik pun tidak bisa dilakukan secara maksimal. Mengapa pusing ini bisa muncul tatkala kita berolahraga?

doktersehat-olahraga-lari-jogging-sehat

Terkena dehidrasi
Pakar olahraga Jeffrey Morrison dari New York, Amerika Serikat, menyebutkan jika penyebab utama dari munculnya rasa pusing saat berolahraga adalah dehidrasi. Karena alasan inilah kita harus mempersiapkan diri dengan baik saat berolahraga, yakni dengan mencukupi kebutuhan air minum, agar tidak terkena dehidrasi sekaligus pusing saat berolahraga.

Kadar gula yang rendah
Kondisi masih bangun tidur dan juga belum mengkonsumsi makanan biasanya membuat kadar gula dalam tubuh masih dalam kondisi yang rendah sehingga bisa membuat kita merasa pusing tatkala berolahraga. Untuk menghindari hal ini, Morrison menyarankan kita untuk mengkonsumsi air kelapa yang bisa membuat tubuh kembali terhidrasi sekaligus menjaga kadar gula tetap seimbang sehingga kita tidak akan merasa pusing saat berolahraga.

Tekanan darah yang rendah
Pakar kesehatan menyebutkan jika banyak orang yang merasakan pusing di tengah-tengah olahraga dengan intensitas tinggi layaknya berlari atau bersepeda ternyata disebabkan oleh rendahnya tekanan darah. Biasanya, mereka yang memiliki tubuh kurus dan memiliki sistem metabolisme tubuh yang cenderung cepat, akan lebih mudah terkena tekanan darah rendah dan pusing saat berolahraga.

Lupa bernafas saat berolahraga
Tanpa disadari, saat melakukan gerakan-gerakan tertentu saat berolahraga layaknya gerakan isometrik, plank, atau bahkan squat, kita kerap menahan nafas. Selain itu, kita juga akan bernafas lewat mulut saat berlari atau sprint. Hal ini akan membuat oksigen tidak maksimal dalam memasuki pernafasan dan begitu halnya dengan pengeluaran karbondioksida. Hal ini bisa membuat kita merasa pusing saat berolahraga.