Mengapa Sebaiknya Kita Tidak Merokok di Dalam Rumah

DokterSehat.Com – Sebagaimana diketahui sebelumnya, Indonesia termasuk dalam negara yang memiliki pecandu rokok terbesar di dunia. Baik tua maupun muda, pria maupun wanita, banyak yang mengaku jika mereka bisa menghabiskan puluhan batang rokok dalam sehari. Yang menjadi masalah adalah, para pecandu rokok ini cenderung tidak melihat dimana mereka sedang menghisap rokoknya. Selain di tempat-tempat umum, banyak pecandu rokok ini dengan santainya menghisap rokok di dalam rumah, di depan para anggota keluarga, bahkan di depan anak-anak atau bahkan ibu hamil. Padahal, menghisap rokok di dalam rumah bisa membawa dampak negatif sendiri dari kesehatan.

doktersehat-smoke-cigarette-rokok-kanker-paru-paru

Tanpa disadari oleh pencandu rokok, asap rokok bisa tertinggal pada banyak perabotan rumah layaknya tirai, karpet, hingga kasur atau kursi di dalam rumah. Kandungan rokok yang beracun ini menurut dr. Eunha Hoh ternyata memiliki banyak sekali bahan kimia dan bersifat karsinogenik. Jika para perokok sering merokok di dalam rumah dan semakin banyak bahan beracun yang mengendap pada perabotan atau bagian dalam rumah ini, maka bisa dikatakan area dalam rumah akan berubah menjadi area yang sangat beracun dan jika dihirup oleh anggota keluarga, seluruh anggota keluarga akan beresiko besar mengalami sakit kanker, sakit asma, penyakit paru-paru, hingga iritasi mata!

Pakar kesehatan lingkungan bernama dr. Penelope Quintana, berkata jika sebelumnya banyak yang tidak menyadari betapa dahsyatnya kontaminasi dari asap rokok di dalam rumah. Bahkan, andai seseorang sudah berhenti merokok berbulan-bulan lamanya, kontaminasi ini masih terasa sangat kuat dan membahayakan kesehatan. Menurut dr Quintana, anak-anak adalah yang paling beresiko menerima dampak buruk dari kontaminasi zat beracun ini, apalagi jika anak kerap tiduran di kursi atau bermain di karpet yang telah banyak mengandung zat beracun rokok.

Baca Juga:  Musim Hujan Bukanlah Alasan Untuk Tidak Berolahraga Lari

Sebelum anak atau keluarga mendapatkan dampak negatif berupa penyakit berbahaya yang diakibatkan asap rokok, ada baiknya pecandu rokok kini tidak merokok di dalam rumah atau bahkan berhenti merokok sama sekali.