Mengapa Rambut Anak Cenderung Tipis dan Merah?

DokterSehat.Com– Mengingat masyarakat tanah air cenderung memiliki rambut dengan warna yang hitam, maka mereka pun berharap agar buah hatinya juga memiliki rambut yang hitam dan lebat. Namun, seringkali kita menemukan anak yang memiliki rambut yang cenderung tipis dan berwarna kemerahan layaknya rambut jagung. Apakah hal ini normal adanya?

doktersehat-anak-kecil-bermain

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa meskipun faktor genetik memang memiliki peran besar dalam menentukan jenis atau pertumbuhan bayi anak, ada faktor lain yang bisa menentukannya seperti asupan gizi sehari-hari, hormon, hingga faktor lingkungan. Sebagai contoh, jika anak kurang mendapatkan asupan gizi yang seimbang, maka rambutnya akan cenderung berwarna kemerahan dan tipis. Namun, bisa jadi hal ini juga disebabkan oleh faktor lingkungan dimana anak terlalu sering di bawah teriknya sinar matahari yang memang bisa membuat perubahan warna pada rambut.

Pertumbuhan rambut anak juga bisa dipengaruhi oleh faktor hormon. Sebagai contoh, saat bayi, rambutnya akan terlihat hitam dan tebal karena disebabkan oleh pengaruh hormon androgen dari ibunya saat masih di dalam kandunga. Namun, karena pengaruh hormon ini berkurang, maka rambut bayi mulai rontok dan berganti dengan rambut yang baru yang cenderung lebih tipis dibandingkan dengan rambutnya saat baru dilahirkan.

Terdapat sebuah mitos yang menyebutkan bahwa jika rambut anak tipis dan kemerahan, kita bisa menggundulinya kembali agar rambutnya hitam dan lebat. Sayangnya, hal ini ternyata tidak akan begitu mempengaruhi pertumbuhan rambut bayi, apalagi jika memang pada dasarnya bayi berasal dari orang tua dengan rambut yang tipis. Satu hal yang pasti, asalkan anak berada dalam kondisi yang sehat dan tidak mengalami berbagai masalah kesehatan, orang tua tidak perlu khawatir jika rambut anaknya kemerahan atau tipis. Jika orang tua secara telaten mau merawat rambut buah hatinya, lambat laun rambutnya pasti akan menjadi lebih sehat.