Mengapa Perut Kita Bisa Kembung Ketika Mengunyah Permen Karet?

DokterSehat.Com – Permen karet adalah salah satu camilan yang disukai oleh banyak orang. Mengunyah permen karet bahkan kerap kali dianggap sebagai olahraga mulut yang akan membuat wajah kita menjadi awet muda. Namun, saat mengunyah permen karet, kerap kali kita akan merasakan efek samping berupa munculnya masalah perut kembung. Apakah permen karet memang bisa membuat perut terasa tidak nyaman?

doktersehat-permen-karet-gum

Pakar kesehatan gastroentology bernama Robynne Chutkan, MD, berkata bahwa tanpa kita sadari, mengunyah permen karet membuat kita lebih banyak menelan air, khususnya air liur. Hal ini ternyata memang mampu membuat perut kita menjadi kembung, tidak nyaman, dan kerap bersendawa. Bahkan, menurut Chutkan, perut juga akan terasa lebih besar dari biasanya.

Chutkan melanjutkan jika di dalam permen karet, kita bisa menemukan beragam bahan yang tidak kita duga sebelumnya. Pernahkah anda berpikir bagaimana permen karet memiliki label nol kalori namun tetap bisa terasa manis? Rasa manis ini berasal dari kandungan gula yang sulit untuk dicerna dan hal ini ternyata kurang baik bagi saluran pencernaan. Gula yang ada di dalam permen karet ini biasanya berupa sorbitol atau gliserol. Kedua jenis gula ini ternyata sangat sulit untuk dicerna di usus kecil sehingga hanya akan berakhir di usus besar. Pada usus besar ini, kandungan gula ini akhirnya difermentasi oleh bakteri menjadi gas dalam jumlah yang cukup besar sehingga perut kita pun kemudian menjadi kembung.

Meskipun kerap dianggap sebagai olahraga mulut, jika kita terlalu sering mengunyah permen karet, maka kita pun bersiko mengalami masalah mulut dan rahang. Rahang bisa semakin tegang dan hal ini bisa memicu masalah sakit kepala. Selain itu, gigi yang terus-terusan aktif untuk mengunyah permen karet juga beresiko menjadi lebih sensitif terhadap suhu panas, suhu dingin, dan berbagai macam tekanan. Bahkan, andai kita memilih untuk mengkonsumsi permen karet yang tidak bebas gula, dikhawatirkan kuman dan bakteri justru akan berkembang lebih pesat sehingga bisa memicu berbagai masalah kesehatan layaknya gigi berlubang.

Baca Juga:  Pikiran Buntu? Kunyah Saja Permen Karet

Dengan adanya fakta-fakta ini, ada baiknya memang kita tak lagi terlalu sering mengunyah permen karet meskipun berlabel bebas gula atau nol kalori.