Mengapa Perut Bisa Membuncit?

DokterSehat.Com – Perut yang semakin membuncit adalah masalah yang banyak dihadapi oleh orang pada usia dua puluhan atau tiga puluhan. Perut yang membuncit tentu akan berpengaruh pada ukuran baju dan celana yang terus meningkat dan bisa membuat kepercayaan diri semakin menurun. Sementara itu, untuk menurunkan ukuran lingkar perut tentu sangatlah sulit mengingat semakin padatnya waktu untuk bekerja dan berbagai aktivitas lainnya sehingga hampir tidak ada waktu untuk melakukan olahraga.

doktersehat-lemak-gemuk-lipedema-melahirkan

Banyak sekali penyebab perut buncit, namun kebanyakan orang berpikir bahwa konsumsi makanan yang berlemak menjadi penyebab utama semakin membesarnya perut. Memang, makanan berlemak layaknya gorengan yang disukai hampir semua orang terasa enak untuk dimakan dan membuat ketagihan, hanya saja dampak ke depannya tentu adalah meningkatnya kadar lemak dalam tubuh yang tidak bisa dibakar karena semakin berkurangnya waktu untuk berolahraga. Namun, kita harus ingat bahwa tidak semua makanan berlemak ternyata bisa mempengaruhi semakin buncitnya perut. Makanan dengan kadar garam yang cukup tinggi bisa menyebabkan kelesuan dan semakin bertambahnya berat badan sehingga perut lebih menggemuk. Disamping itu, jika kita lebih banyak mengkonsumsi karbohidrat namun tidak banyak bergerak, maka kelebihan karbohidrat pun akan disimpan oleh tubuh dan membuat perut menjadi semakin membuncit.

Untuk mengurangi ukuran perut, kita tentu harus memperhatikan lagi pola makan dan mencoba untuk mengurangi makanan berkarbohidrat dan berlemak jika kita memang jarang berolahraga atau beraktifitas. Kombinasikan makanan dengan sayuran atau buah-buahan sehingga pencernaan pun cenderung lancar dan jangan lupakan olahraga secara rutin sehingga sisa lemak dan karbohidrat dalam tubuh pun bisa dibakar. Kita juga bisa mengurangi makan pada jam-jam yang terlalu larut sehingga tidak akan lagi lemak yang bertumpuk pada perut dan semua nutrisi pada makanan pun bisa dicerna untuk kebutuhan energi sehari-hari.