Mengapa Orang Bisa Mabuk Perjalanan?

DokterSehat.Com – Belakangan ini masyarakat Indonesia, khususnya para kaum muda sedang terjangkiti trend untuk berjalan-jalan dan mengeksplorasi keindahan alam tanah air. Meskipun hal ini terlihat sangat menyenangkan, berjalan-jalan ke berbagai penjuru daerah tentu harus disertai dengan perjalanan yang melelahkan, apalagi jika anda adalah orang yang tidak memiliki dana terlalu banyak sehingga hanya bisa memakai jalur darat atau jalur laut yang sangat menyita waktu. Perjalanan darat maupun laut yang lama dan melelahkan ternyata bisa membuat banyak orang mengalami mabuk perjalanan. Mabuk perjalanan tentu bisa membuat kondisi badan menjadi lemas dan tidak nyaman, bukan?

doktersehat-mual-muntah

Banyak orang yang masih tidak mengerti mengapa ada orang yang bisa mengalami mabuk perjalanan mengingat secara teknis kita hanya duduk dengan posisi rileks dan kendaraan memindahkan kita dari suatu tempat ke tempat lain. Mabuk perjalanan ternyata oleh pakar kesehatan bisa dijelaskan sebagai kondisi dimana tubuh mengalami motion sickness, sebuah kondisi dimana tubuh sudah sangat jengah dengan gerakan yang berulang yang memang terjadi saat berkendara.

Gerakan yang berulang-ulang ini sendiri bisa dijabarkan sebagai kendaraan yang bergerak ke kiri, ke kanan, atau naik-turun yang terus berulang terjadi pada tubuh yang sedang duduk di dalam kendaraan. Tubuh yang sudah lelah ditambah dengan gerakan berulang tersebut lantas membuat kepala terasa pusing dan pada akhirnya memicu rasa mual dan muntah-muntah.

Uniknya, setiap orang memiliki level motion sickness yang berbeda-beda sehingga bahkan anda orang yang sangat nyaman dengan perjalanan bisa membaca buku tanpa merasakan pusing atau mual sementara ada orang yang bahkan baru mencium bau bahan bakar sebelum perjalanan sudah terasa mual. Untuk mengatasi kondisi mabuk kendaraan, banyak orang yang sengaja memilih posisi duduk yang paling nyaman dan mengkonsumsi obat anti mabuk perjalanan yang diyakini mampu meminimalisir mabuk perjalanan.