Mengapa Nafsu Makan Bisa Berkurang Selama Kehamilan?

DokterSehat.Com – Ibu yang mendengar kabar kehamilan tentu akan merasa sangat bahagia karena akan mendapatkan keturunan. Namun, dibalik rasa bahagia ini, ibu hamil juga harus mempersiapkan diri untuk mengalami berbagai perubahan hormon maupun perubahan fisik yang bisa berpengaruh besar pada kehidupan ibu hamil sehari-hari. Selama trimester pertama kehamilan saja, ibu hamil memiliki resiko mendapati masalah morning sickness atau mual-mual dan muntah yang kerap muncul di pagi hari. Selain itu, ibu hamil juga bisa mengalami penurunan nafsu makan dengan signifikan. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

doktersehat-ibu-hamil-kehamilan-makan-bergizi

Pakar kesehatan menyebutkan jika penurunan nafsu makan pada ibu hamil adalah hal yang sangat normal untuk dilakukan. Namun, ibu hamil tentu harus berhati-hati dan harus pandai-pandai menata pola makan agar kandungan pada perutnya tetap ternutrisi dan tidak mengalami dehidrasi yang tentu bisa berbahaya bagi kesehatan tubuh. Secara umum, penurunan nafsu makan selama kehamilan sendiri bisa disebabkan karena seringnya ibu hamil mengalami mual-mual. Secara logika saja, jika kita merasa mual, kita tentu akan kesulitan mendapatkan nafsu makan, bukan? Pakar kesehatan sendiri menyebutkan jika rasa mual ini bisa berlangsung pada minggu ke enam kehamilan hingga minggu ke 12. Satu hal yang pasti, ibu hamil harus mengetahui makanan apa yang bisa menggugah selera makannya dan tidak lupa untuk memenuhi asupan air putih agar cukup setiap hari.

Hormon kehamilan, yakni hormon progersteron, yang memiliki peran besar mendukung perkembangan janin ternyata juga ikut mempengaruhi penurunan nafsu makan ibu hamil dengan signifikan. Selain itu, hormon ini juga bisa membuat ibu hamil akan cenderung mengalami pengerasan tinja dan sembelit.

Pakar kesehatan sendiri menyarankan ibu hamil untuk lebih bijak dalam mengatur pola makan dan tidak terlalu memaksakan diri makan besar jika memang masih terasa mual. Cobalah untuk makan dengan porsi yang lebih kecil asalkan sudah mencakup beberapa nutrisi yang dibutuhkan termasuk sayuran dan buah-buahan. Ada baiknya hindari dulu makanan berlemak atau makanan dengan aroma kuat dan pedas yang bisa memicu mual-mual dan juga lebih pandai menata stress sehingga ibu hamil bisa tetap dapat memenuhi asupan makanan setiap hari.