Mengapa Kita Sering Kentut?

DokterSehat.Com – Kentut sering kali diidentikkan dengan perilaku yang kurang sopan, khususnya jika dilakukan di depan orang lain. Disamping bunyi yang kurang enak didengar, bau kentut yang menyengat tentu bisa mengganggu orang lain. Sayangnya, siapapun tentu melakukan kentut karena proses pencernaan tubuh tentu menghasilkan gas buangan yang dikeluarkan lewat dubur. Jika anda tidak bisa kentut, anda bahkan bisa mengalami kondisi yang tidak nyaman di perut, bukan?

doktersehat-pantat-kentut

Proses pencernaan makanan melibatkan beberapa jenis bakteri baik yang mengolah makanan agar nutrisinya bisa diserap oleh tubuh melalui darah dan berbagai sel tubuh. Proses ini menyisakan kotoran dan juga gas sisa yang tentu berbau menyengat dan harus dibuang. Gas ini bisa dibuang saat proses buang air besar atau bahkan dibuang sendiri melalui kentut. Biasanya, gas kentut berupa hidrogen sulfida yang memang sudah dikenal memiliki bau yang menyengat, apalagi jika makanan yang dikonsumsi juga cenderung memicu bau yang tidak sedap sehingga bau kentut pun terasa sangat menyengat.

Terkadang kita tentu mengalami kondisi dimana tubuh seakan tidak mau berhenti kentut yang tentu saja akan memicu rasa tidak nyaman. Kondisi ini ternyata seringkali disebabkan karena kita mengkonsumsi beberapa jenis kandungan gula dalam makanan. Gula laktosa yang biasanya ditemukan dalam produk susu ternyata bisa menyebabkan kentut berlebihan bagi beberapa orang. Disamping itu, gula rafinosa pada beberapa jenis kacang-kacangan, brokoli, dan kobis, gula fruktosa pada makanan gandum, bawang putih, dan jagung, juga bisa menyebabkan kentut berlebihan. Gula fruktosa ini kerap ditemui pada sirup atau beberapa jenis minuman ringan. Selain itu, gula sorbitol pada beberapa makanan layaknya permen dan minuman soda juga bisa menyebabkan kentut berlebihan.

Baca Juga:  Sering Haus? Bisa Jadi Terkena Diabetes Insipidus

Disamping karena memakan makanan mengandung gula yang memicu kentut berlebihan, orang yang mengunyah makanan terlalu cepat dan membuat sistem pencernaan bekerja lebih keras bisa memicu kentut berlebihan. Selain itu, kondisi lambung yang sedang bermasalah juga bisa memicu kentut yang berlebihan yang tentu akan sangat mengganggu.