Mengapa Kita Lebih Sering Pipis Saat Suhu Udara Dingin?

DokterSehat.Com– Jika kita mencermati, kita cenderung lebih sering buang air kecil saat suhu udara lebih dingin dari biasanya. Menurut pakar kesehatan, hal ini ternyata sangat normal terjadi dan disebut sebagai cold diuresis atau diuresis dingin. Sebenarnya, bagaimanakah diuresis dingin ini bisa terjadi?

doktersehat-toilet-ambeien-wasir-buang-air-besar-lancar-bab-Inkontinensia-Usus-kencing-berdarah

Saat suhu udara cenderung dingin, tubuh akan berusaha untuk menghangatkan diri dengan cara menyempitkan pembuluh darah. Hal ini akan membuat aliran darah pada kulit semakin menurun. Proses yang disebut sebagai vasokonstriksi ini akan membuat aliran darah pada kulit, khususnya pada jari tangan dan kaki menurun dengan tujuan menahan panas tubuh tidak menghilang terlalu banyak dari tubuh. Hanya saja, hal ini akan memicu peningkatan tekanan darah dan akhirnya membuat ginjal menyaring kelebihan cairan yang ada di dalam darah. karena proses ini, kandung kemih kita pun mengalami kelebihan cairan yang harus dibuang sehingga pada akhirnya membuat kita lebih sering buang air kecil.

Hal yang berbeda terjadi saat kita berada di tempat dengan suhu yang cenderung panas dimana di dalam tubuh justru terjadi proses vasodilatasi. Proses ini terjadi karena tubuh berusaha untuk menghilangkan panas melalui kulit agar suhu tubuh tetap dingin. Proses ini membuat kita lebih banyak berkeringat dan pembuluh darah menjadi lebar agar aliran darah juga ikut meningkat. Tak hanya itu, proses ini juga membuat tubuh mempertahankan homeostatis, keseimbangan suhu tubuh, pH tubuh, dan juga nutrisi tubuh dengan kondisi lingkungan.

Dengan adanya penjelasan ini, kita tidak perlu heran jika kita cenderung lebih sering buang air kecil, bahkan hingga membuat kita terbangun dari tidur, jika sedang berada di tempat dengan suhu yang dingin. Frekuensi buang air kecil ini akan kembali normal jika kita kembali merasakan suhu yang normal.