Mengapa Kentang Goreng yang Sudah Dingin Kurang Nikmat Untuk Dikonsumsi?

DokterSehat.Com – Salah satu camilan yang cukup banyak digemari adalah kentang goreng. Meskipun kerap dianggap sebagai makanan yang kurang sehat, kentang goreng akan sangat nikmat untuk disantap baik itu sendirian sambil menikmati acara televisi atau saat mengobrol bersama keluarga atau teman-teman. Namun, jika kita jeli, kentang goreng sepertinya hanya terasa sangat nikmat andai kondisinya masih hangat. Saat kentang goreng mulai dingin, maka kenikmatannya seakan-akan hilang begitu saja. Apa sebenarnya penyebab dari hilangnya kenikmatan kentang goreng ini?

doktersehat-makanan-ketagihan-kalori-junk-food

Pakar kesehatan dari American University di Washington, D.C, bernama Matt Hartings, menyebutkan jika kentang goreng dingin tidak lagi enak untuk disantap ternyata adalah adanya perubahan tekstur yang sangat signifikan begitu kentang tidak lagi hangat. Kentang sendiri memiliki kandungan berupa pati yang ternyata hanya akan terasa enak untuk disantap jika cukup terhidrasi. Pati di dalam kentang memiliki bentuk layaknya bola kristal berukuran sangat kecil saat digoreng dengan suhu yang tinggi. Kristal-kristal ini akan terisi dengan cairan dan uniknya, bentuknya justru mengecil dan menjadi lebih keras. Karena alasan inilah kentang yang panas dan baru keluar dari penggorengan akan terasa sangat renyah dan enak.

Saat kentang goreng mendingin, maka cairan pada kristal ini ternyata ikut keluar dan pada akhirnya kentang akan kehilangan tekstur kerasnya dan semakin melembut. Hal ini ternyata ikut mempengaruhi perubahan rasa pada kentang dengan signifikan sehingga seakan-akan tak lagi senikmat saat masih dalam kondisi hangat. Selain itu, aroma dari kentang goreng juga cenderung kurang bisa menggugah nafsu makan andai sudah mendingin.

Menurut Hartings, sebenarnya, secara umum makanan yang masih hangat memang cenderung lebih nikmat untuk dikonsumsi jika dibandingkan dengan makanan yang dingin. Namun, khusus untuk kentang goreng, ada perubahan yang sangat signifikan sehingga rasanya bisa benar-benar menjadi kurang nikmat.