Mengapa Kaget Bisa Menyebabkan Serangan Jantung?

DokterSehat.Com– Kita tentu kerap mendengar keluhan orang yang merasa kaget dengan berkata “bikin jantungan saja kamu ini”, bukan? Cukup banyak orang yang percaya bahwa jika kita kaget, maka kita bisa mengalami serangan jantung dan bahkan meninggal dunia karenanya. Apakah hal ini memang benar secara medis?

doktersehat-Epilepsi-pingsan

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa saat kita terkejut, maka tubuh akan secara otomatis mengaktifkan mode perlindungan diri yang disebut sebagai fight or flight. Jika kita artikan mode perlindungan ini dalam bahasa Indonesia, maka hal ini bisa berarti melawan atau melarikan diri. Saat hal ini terjadi, otak akan menganggap hal ini sebagai adanya situasi atau ancaman yang berbahaya sehingga sistem saraf otak akan meminta beberapa organ tubuh agar bersiap untuk melarikan diri atau melawan ancaman tersebut. Hal ini akan membuat denyut jantung meningkat, aliran darah ke otot meningkat, saluran pencernaan melambat, dan pupil mata semakin lebar.

Yang menjadi masalah adalah, reaksi tubuh ini ternyata memang bisa berimbas buruk bagi tubuh. Otak langsung bereaksi dengan cara memproduksi zat kimia berupa hormon adrenalin dan senyawa neurotransmitter yang berlebihan yang bisa beracun bagi beberapa organ dalam layaknya jantung, paru-paru, dan juga ginjal. Dampak yang paling besar ternyata diterima pada organ jantung karena  saat hormon adrenalin mengalir menuju sel-sel otot jantung, maka otot jantung akan mengalami kontraksi yang sangat hebat dan tak lagi bisa rileks. Alhasil, detak jantung akan meningkat tajam dan justru membuat aliran darah berhenti secara mendadak. Hal inilah yang memicu kegagalan fungsi jantung dan bisa membuat seseorang meninggal.

Melihat adanya fakta ini, ada baiknya kita tidak sembarangan membuat seseorang terkejut, khususnya pada mereka yang memiliki riwayat penyakit jantung dan mereka yang sudah lanjut usia atau yang memang memiliki kondisi jantung yang lemah. Jika kita ingin menurunkan resiko meninggal dunia karena terkejut, cobalah untuk rutin melakukan meditasi, yoga, dan berbagai teknik relaksasi lainnya agar melatih sistem saraf tubuh tidak bereaksi berlebihan saat terkejut.