Mengapa Ibu yang Mengandung Bayi Perempuan Cenderung Lebih Mudah Sakit?

DokterSehat.Com – Bagi setiap pasangan, kehamilan adalah sesuatu hal yang sangat dinanti-nanti. Bagaimana tidak, dengan mendapatkan keturunan, maka mahligai percintaannya tentu akan menjadi sempurna. Sayangnya, kondisi kehamilan bisa menjadi hal yang membuat ibu hamil menderita, khususnya bagi mereka yang mengandung bayi perempuan. Banyak ibu hamil yang bisa merasakan morning sickness yang sangat parah di fase awal kehamilan, atau bahkan mengalami berbagai gangguan kesehatan lainnya. Sebenarnya, apa penyebab dari berbagai gangguan kehamilan yang kerap muncul jika ibu mengandung bayi perempuan?

doktersehat-hamil-kehamilan-mual

Sebuah penelitian yang dilakukan di Ohio State University dan hasilnya dipublikasikan dalam jurnal Brain, Behaviour, and Immunity menghasilkan fakta menarik bahwa jenis kelamin janin di dalam kandungan memang bisa mempengaruhi kondisi kesehatan ibu hamil. Sebagai contoh, andai bayi yang dikandung adalah laki-laki, maka berat badan ibu hamil cenderung melonjak jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan ibu yang mengandung bayi perempuan. Tak hanya itu, ibu yang mengandung bayi perempuan juga cenderung lebih mudah sakit jika dibandingkan dengan ibu yang mengandung bayi laki-laki.

Dalam penelitian yang melibatkan 80 ibu hamil ini, diketahui bahwa ibu yang mengandung bayi perempuan ternyata memiliki sel peradangan yang sangat banyak dan terbawa di dalam aliran darah. Sel peradangan ini diproduksi lebih banyak dari biasanya sehingga akan menurunkan sistem kekebalan tubuh. Alhasil, ibu pun akan lebih mudah terinfeksi berbagai macam penyakit. Hal yang berbeda terjadi pada ibu yang mengandung bayi laki-laki dimana produksi sel peradangan ini cenderung normal dan tidak berlebihan.

Pakar kesehatan sendiri menyebutkan bahwa sel peradangan ini bisa memicu gangguan kesehatan pada ibu hamil layaknya asma, morning sickness, hingga tubuh yang lemas dan tidak bertenaga. Jika hal ini terjadi, ibu hamil tentu harus kerap memeriksakan kondisinya ke dokter dan menjaga gaya hidup sehat agar kesehatan dirinya dan janinnya tetap terjaga dan bayi yang selama ini diidam-idamkan pun tumbuh dengan sempurna dan terlahir dengan sehat.