Mengapa Hujan Bisa Menyebabkan Sakit Kepala?

DokterSehat.Com – Saat kita kecil dulu, kita tentu sering mendengarkan nasihat dari orang tua bahwa ada baiknya kita jangan nekat untuk hujan-hujanan saat dalam perjalanan karena hujan-hujanan ini bisa menyebabkan rasa sakit di kepala dan memicu sakit flu atau demam. Nasihat ini biasanya akan tertanam dalam pikiran kita dan akan dikatakan pula pada anak cucu kita nanti. Apakah nasihat bahwa hujan-hujanan bisa memicu sakit kepala dan demam secara medis bisa dibuktikan?

doktersehat-hujan-skait

Jawabannya ternyata adalah benar. Banyak kasus dimana anak-anak maupun orang dewasa yang menerobos hujan saat melakukan perjalanan berujung pada sakit flu, sakit kepala, hingga demam tinggi yang tentu membuat cemas. Bagaimana hal ini bias terjadi? Perubahan suhu yang mendadak, dari suhu kering nan panas ke dingin saat hujan bisa membuat sistem kekebalan tubuh melemah sehingga penyakit layaknya flu, demam, atau sakit kepala bisa menyerang. Sistem kekebalan tubuh juga cenderung mudah untuk diserang penyakit mengingat suhu udara dingin saat hujan berlangsung bisa membuat kita menjadi mudah sakit.

Disamping karena faktor perubahan suhu, air hujan sendiri ternyata bisa menjadi penyebar virus dan bakteri alami sehingga bisa membuat tubuh anda rentan akan serangan banyak virus dan bakteri penyebar penyakit. Air hujan yang cenderung bersifat asam tentu akan sangat berbeda dengan air tanah. Kandungan asam inilah yang diyakini memicu seseorang terkena sakit kepala dan berbagai penyakit lainnya.

Nasihat orang tua agar kita tidak nekat untuk menerobos hujan ternyata ada benarnya karena membuat kita terhindar dari berbagai penyakit. Sayangnya, kehidupan masyarakat modern yang sering sekali dikejar waktu membuat banyak orang tetap nekat untuk menerobos hujan dan pada akhirnya menderita sakit kepala, flu, atau bahkan demam. Andaipun anda memang menerobos hujan karena dikejar waktu, jangan ragu untuk memakai jas hujan maupun payung agar tubuh anda tidak langsung terpapar air hujan.