Mengapa Hamil di Usia 30 Tahun ke Atas Lebih Beresiko?

DokterSehat.Com – Berapakah usia ideal kehamilan bagi seorang wanita? Sebagian besar dari Anda mungkin akan menjawab usia 23 hingga menginjak sebelum 30 tahun. Meskipun pada kenyataannya memiliki resiko tersendiri bagi wanita yang ingin hamil di usia berapa pun. Terlepas dari permasalahan kesehatan wanita itu sendiri, semakin bertambahnya usia wanita, maka risiko kehamilan pun akan semakin meningkat, terutama bagi wanita yang tengah berusia lebih dari 30 tahun.

shutterstock_155812274 copy

Pada usia 30 tahun ke atas kesempatan bagi wanita yang ingin memiliki keturunan sedikit lebih berkurang jika dibandingkan dengan wanita di usia akhir 20-an. Kesempatan tersebut akan semakin berkurang pula setelah wanita menginjak usia 35 tahun ke atas, begitu seterusnya. Hal ini disebabkan kualitas dan jumlah sel telur yang semakin berkurang. Sel telur di usia muda lebih mudah dibuahi jika dibanding di usia lebih tua.

Berikut ini beberapa hal yang menjadikan wanita di usia 30 tahun ke atas menjadi lebih berisiko dalam memperoleh keturunan di kehamilan pertamanya:

  • Usia wanita di atas 35 tahun memiliki kemungkinan melahirkan secara caesar lebih besar dibanding pada usia yang lebih muda. Penyebabnya bisa dimungkinkan oleh kegawatan janin atau proses persalinan yang macet karena otot rahim yang tidak lagi elastis.
  • Kehamilan ektopik atau embrio yang tumbuh di luar rahim semakin meningkat terutama di usia 35 tahun ke atas. Begitu pula dengan risiko keguguran, yang akan meningkat 18 % pada usia 35, dan meningkat 34 % pada usia awal 40 tahun.
  • Usia wanita yang semakin tua memiliki risiko mengalami tekanan darah tingi ketika hamil. Jika tidak ditangani dengan baik, tekanan darah tinggi ini dapat mengakibatkan komplikasi.
  • Memiliki kemungkinan melahirkan bayi prematur serta bayi dengan berat badan rendah.
  • Sementara bagi ibu yang berusia 40 tahun ke atas untuk kelahiran pertamanya memungkinkan bayi berada posisi yang tidak normal saat lahir.
  • Usia tua pada saat kehamilan memiliki risiko gangguan genetik pada janin. Sehingga membutuhkan pemeriksaan berkala untuk mendeteksi adanya kemungkinan penyakit. Salah satunya adalah kemungkinan melahirkan bayi dengan kelainan kromosom, seperti sindrom down.
  • Usia yang lebih tua pun memiliki risiko diabetes gestasional. Risiko ini hanya akan dialami oleh wanita hamil dengan usia tua. Apabila tidak segera ditangani maka bayi akan tumbuh lebih besar dibanding ukuran pada umumnya. Dampaknya membuat proses persalinan menjadi lebih susah dan berisiko.