Mengapa DBD Cenderung Lebih Sering Menyerang Anak Sekolah?

DokterSehat.Com– Musim hujan telah tiba. Meskipun cuaca menjadi cenderung lebih dingin dan nyaman serta pasokan air menjadi lebih melimpah, musim hujan juga memicu kekhawatiran masyarakat mengingat biasanya akan ada banyak penyakit yang bermunculan. Salah satu dari penyakit yang kerap muncul di musim hujan adalah demam berdarah dengue (DBD) yang disebabkan oleh nyamuk aedes aigypti.

doktersehat-anak-sakit-panas-demam-flu

Sebagaimana kita ketahui, nyamuk memang akan berkembang biak dengan pesat saat musim hujan akibat dari banyaknya genangan air. Semakin banyak nyamuk, berarti semakin besar pula kemungkinan kita tergigit nyamuk pembawa bibit penyakit demam berdarah. Memang, demam berdarah bisa menyerang siapa saja tanpa mengenal usia dan jenis kelamin. Namun, jika kita cermati, anak-anak di usia sekolah menjadi korban paling banyak dari penyakit ini. Kok bisa?

Pakar kesehatan penyakit dalam dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo bernama Dr. dr. Leonard Nainggolan, SpPD-KPTi menebutkan bahwa anak-anak di usia sekolah memang rentan terkena demam berdarah karena sepanjang pagi hingga siang mereka cenderung duduk-duduk saja di bangku kelas. Padahal, bawah bangku atau meja kelas ini adalah tempat dimana banyak nyamuk aedes beterbangan. Sebagai informasi, nyamuk aedes cenderung aktif pada pukul 08.00-13.00 dan di sore hari. Di waktu itulah anak-anak kerap berada di sekolah.

Demi mencegah datangnya demam berdarah, pihak sekolah sebaiknya menjaga kebersihan kelas-kelas dan lingkungannya sehingga tidak ada lagi genangan air yang bisa menjadi tempat berkembang biak nyamuk aedes. Selain itu, orang tua juga sebaiknya menjaga kebersihan lingkungan rumahnya dan segera mencuci baju yang sudah tidak dipakai lagi mengingat baju yang memiliki bau badan ini ternyata sangat menarik bagi nyamuk aedes.