Mengapa Bayi Sering Terkaget-kaget Saat Tidur?

DokterSehat.Com – Banyak orang tua yang merasa khawatir saat melihat bayinya yang baru lahir cenderung terkaget-kaget saat tidur hingga tangannya direntangkan. Karena mudah terkaget-kaget, dikhawatirkan bayi tidak tidur dengan nyenyak dan hal ini bisa berimbas buruk bagi kesehatannya. Sebenarnya, apakah kondisi bayi terkaget-kaget saat tidur ini berbahaya bagi kesehatannya?

doktersehat-bayi-tertawa

Pakar kesehatan anak dr. Rini Sekartini, SpA menyebutkan jika gerakan yang membuat bayi terlihat seperti terkaget-kaget ini adalah refleks alami untuk melindungi tubuhnya. Gerakan ini sama sekali tidak berbahaya dan cenderung menghilang dengan sendirinya tatkala usianya mencapai 3 bulan. Dalam dunia medis, refleks ini disebut sebagai refleks moro. Saat melakukan refleks ini, bayi akan merentangkan tangan dan kaki, atau bahkan menggerakkan kepalanya ke belakang. Tak hanya saat mendengar suara yang mengagetkan, refleks ini memang kerap kali muncul saat mereka tertidur.

Tak hanya refleks moro, ada beberapa jenis refleks lain yang muncul pada bayi yang baru lahir. Sebagai contoh, ada reflex rooting yang membuat bayi bisa menemukan payudara ibu saat ingin menyusui. Ibu biasanya tinggal menyentuh pipi atau bibir bawah bayi untuk mengecek apakah bayi lapar atau tidak dan biasanya, bayi akan segera meresponsnya dengan membuka mulut atau mengeluarkan lidah. Selain itu, ada pula refleks sucking, refleks alami bayi yang muncul semenjak lahir dan bisa membuatnya segera menghisap tatkala disodori puting payudara ibunya.

Saat kita membaringkan bayi, bayi juga memiliki refleks tonic neck yang membuatnya bisa mempertahankan posisi tubuh tetap telentang meskipun kepalanya berpaling ke sisi kanan atau kiri. Selain itu, ada pula refleks palmar grasp yang membuat jari-jari tangannya segera menggenggam saat disentuh. Pakar kesehatan sendiri menyarankan orang tua untuk tidak memberikan sarung tangan secara berlebihan saat usia bayi 2 hingga 3 bulan sehingga saat nanti usia bayi mencapai 5-6 bulan, tangannya sudah mampu meraih beberapa barang.