Mengapa Bayi Cenderung Suka Menggigit?

DokterSehat.Com – Salah satu kegiatan yang sering dilakukan oleh bayi adalah menggigit banyak sekali benda. Dari sekadar pakaian, boneka, mainan, atau bahkan bantal yang Ia gunakan bisa digigit berkali-kali. Kebiasaan menggigit banyak hal inipun bisa membuat orang tua khawatir mengingat banyak benda yang tentu memiliki kuman atau bakteri sehingga ditakutkan bisa dengan mudah memasuki tubuh sang bayi. Apa sajakah penyebab bayi cenderung suka menggigit banyak benda?

doktersehat-ibu-bayi-suara-perkembangan-otak

Usia bayi atau balita adalah fase dimana manusia melakukan eksplorasi. Salah satu cara untuk mengetahui banyak hal bagi bayi adalah dengan cara menggigit apa saja atau setidaknya memasukkan barang-barang tersebut ke dalam mulut. Eksplorasi ini sendiri kerap dianggap sebagai cara bayi mengetahui benda apa saja yang bisa dimakan dan benda apa saja yang tidak. Selain karena faktor eksplorasi, kebiasaan menggigit bayi juga bisa disebabkan oleh keingintahuan sang bayi yang besar pada sebuah benda yang dianggap menarik baginya sehingga Ia pun akan segera menggigitnya. Sebagai contoh, orang tua cenderung melarang anak untuk menyentuh beberapa benda yang dianggap kotor. Rasa penasaran inilah yang pada akhirnya memicu anak untuk menyentuhnya sekaligus menggigitnya.

Anak yang berusia empat hingga tujuh bulan juga cenderung akan lebih suka menggigit atau memasukkan ke dalam mulut. Hal ini disebabkan kaerna usia tersebut adalah usia awal dimana anak mulai tumbuh giginya dan menimbulkan rasa gatal atau pembengkakan pada gusi. Dengan menggigit benda, anak akan mencoba melampiaskan rasa tidak nyaman pada gusi atau mulutnya dengan menggigit barang. Dalam beberapa kasus, anak atau bayi juga menggigit orang tua, saudara, atau bahkan orang lain alih-alih menggigiti benda saja. Kondisi ini bisa disebabkan oleh banyak hal; bisa jadi karena ingin mendapatkan sesuatu, protes, atau bahkan sekadar mencari perhatian. Menggigit adalah salah satu mekanisme paling dasar yang diketahui oleh sang anak sehingga dianggap sebagai solusi untuk menunjukkan keinginannya pada orang lain.

Baca Juga:  Kebiasaan Menonton Film Porno Bisa Membuat Kita Semakin Agresif Secara Seksual

Kebiasaan menggigit atau memasukkan benda ke dalam mulut biasanya akan hilang dengan sendirinya. Hanya saja, jika anak ternyata tetap melakukan kebiasaan buruk ini meskipun usianya sudah bertambah, orang tua tentu harus aktif mengajak anak berbicara dan memberikan waktu lebih banyak bagi anak sehingga kebiasaan ini bisa dihentikan.