Mengapa Ada Orang yang Tidur Dengan Mata Terbuka?

doktersehat-tidur-wanita-ruangan-dingin-jantung

DokterSehat.Com– Tidak semua orang tidur dengan kondisi mata tertutup rapat. Ada yang bisa tidur dengan sangat nyenyak dengan kondisi mata yang separuh terbuka. Sebenarnya, apakah hal ini tidak berbahaya dari sisi kesehatan?

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa sebenarnya kita tidak akan tahu apakah mata kita berada dalam kondisi tertutup atau terbuka saat tidur. Hanya saja, jika kita merasakan sensasi gatal, lelah, atau kering pada mata saat bangun tidur, bisa jadi saat tidur sebelumnya mata kita berada dalam kondisi terbuka. Kondisi tidur dengan mata terbuka ini tidak selalu terjadi pada semua orang. Namun, jika hal ini cukup sering terjadi, bisa jadi kita mengalami gangguan yang disebut sebagai lagophthalmos nocturnal.

Kondisi yang juga dikenal sebagai kelelahan nocturnal ini akan menyebabkan gejala seperti mata merah, penglihatan yang terasa kabur, mudah merasa silau, perih, atau panas pada mata, dan sensasi seperti ada benda asing yang masuk ke mata. Hal ini disebabkan oleh kelumpuhan pada otot orbicularis yang terletak pada kelopak mata. Kelumpuhan ini bisa berlangsung sementara atau permanen dan disebabkan oleh infeksi, trauma, atau masalah kesehatan serius layaknya bell’s palsy atau stroke.

Jika kita tidur dengan mata terbuka, maka kelopak mata yang sebenarnya berfungsi sebagai penjaga kelembaban alami mata tidak akan bekerja dengan maksimal. Hal ini disebabkan oleh tidak meratanya air mata membasahi permukaan mata kita. Padahal, tak hanya menjaga kelembaban mata, air mata ini bisa melawan paparan bakteri atau kuman dan membuang berbagai benda asing yang masuk ke mata. Karena alasan inilah kita akan mengalami masalah mata kering atau mata merah saat bangun jika semalaman mata kita tidak tertutup dengan rapat.

Mengingat iritasi pada mata bisa menyebabkan kerusakan pada kornea mata, segeralah memeriksakan kondisi ini ke dokter mata agar bisa mendapatkan pengobatan yang sesuai.